DHS AS Terapkan Batas Waktu Visa Pelajar Mulai 15 September 2026

Smallest Font
Largest Font

Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (DHS) menetapkan aturan baru terkait visa pelajar dengan batas waktu maksimal empat tahun yang mulai berlaku pada 15 September 2026, dilansir dari Detikcom.

Aturan ini mengharuskan mahasiswa internasional pemegang visa F-1 dan J-1 harus sudah berada di AS pada tanggal tersebut. Mereka yang sudah di AS pada saat aturan berlaku dapat tetap tinggal sampai studi selesai atau masa izin kerja pascastudi habis dengan batas waktu empat tahun.

Namun, mahasiswa yang keluar AS dan kembali setelah 15 September akan dikenai aturan baru, termasuk pengurangan masa tenggang visa F-1 dari 60 hari menjadi 30 hari. Mahasiswa juga tidak bisa memperpanjang izin tinggal melalui kampus dan harus mengajukan langsung ke USCIS.

Harvard International Office (HIO) menyatakan belum bisa memastikan dampak aturan baru tersebut bagi mahasiswa.

"Kami menerima banyak pertanyaan, dan selama beberapa minggu terakhir terus mengumpulkan lebih banyak informasi melalui kerja sama kami dengan asosiasi pendidikan tinggi nasional, tetapi ada kemungkinan kami belum memiliki kejelasan mengenai beberapa pertanyaan tersebut pada tanggal efektif 15 September 2026," ujar pernyataan HIO, dikutip dari The Harvard Crimson.

Pada 18 Agustus 2026, koalisi pendidikan tinggi dan serikat pekerja mengajukan gugatan terhadap aturan baru tersebut dan meminta hakim federal mengeluarkan surat perintah sementara untuk membekukan aturan selama gugatan berlangsung.

Harvard merupakan anggota dua organisasi penggugat, yakni Presidents' Alliance on Higher Education and Immigration dan Association of Independent Colleges and Universities in Massachusetts yang mewakili 58 perguruan tinggi swasta.

Pengacara penggugat menyebut aturan ini sewenang-wenang dan tanpa alasan yang memadai. DHS juga dituduh tidak mengukur dampak negatif aturan, termasuk potensi penurunan pendaftaran mahasiswa internasional.

Gugatan ini merupakan tantangan hukum kedua terhadap DHS yang melibatkan Harvard, setelah sebelumnya pada Mei 2025 Harvard menggugat pencabutan izin menerima mahasiswa internasional yang kemudian dibatalkan oleh hakim federal.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed