Disbudpar Kalteng Dikritik Usai Unggah Ucapan Ultah Saat Karhutla

Smallest Font
Largest Font

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Tengah memicu gelombang kritik dari warganet usai mempublikasikan ucapan selamat ulang tahun untuk istri Gubernur Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, di tengah penanganan darurat kebakaran hutan dan lahan pada Agustus 2026. Publik menilai publikasi ucapan selamat untuk Ketua TP-PKK Kalteng tersebut melalui akun instansi pemerintah tidak relevan dan kurang berempati terhadap kondisi bencana lingkungan yang sedang melanda wilayah setempat. Berdasarkan data pemantauan satelit NOAA-20 oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana hingga Kamis, 20 Agustus 2026, terdeteksi sebanyak 1.487 titik panas di seluruh wilayah Kalimantan, dengan konsentrasi terbanyak berada di Kalimantan Tengah.

Sebaran titik panas tersebut menghasilkan paparan kabut asap pekat yang memperburuk kualitas udara hingga memicu peningkatan lebih dari 66.000 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut pada masyarakat setempat.

Langkah penegakan hukum juga telah berjalan, di mana Polda Kalimantan Tengah menyatakan telah menetapkan 12 orang tersangka dalam kasus pemicu kebakaran hutan dan lahan hingga pertengahan Agustus 2026. Sejumlah warganet melontarkan kritik langsung pada kolom komentar akun resmi dinas tersebut terkait fokus penanganan bencana yang dianggap terabaikan.

"Urus dulu itu kebakaran," tulis salah satu warganet. Pengguna media sosial lain turut mempertanyakan urgensi penyampaian pesan personal pejabat di media komunikasi publik milik pemerintah.

"Baru ini saya lihat ada dinas publikasi ucapan ulang tahun," tulis pengguna lainnya. Pesan berkecewa juga disampaikan melalui sindiran satir mengenai besarnya dampak asap kebakaran hutan yang menyelimuti wilayah provinsi. "Sekalimantan nggak bakar lilin, tapi hutannya yang kebakar," tulis seorang warganet.

Aisyah Thisia Agustiar Sabran yang lahir pada 1999 menikah dengan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran pada Maret 2021 dan memegang sejumlah posisi organisasi seperti Ketua Kwarda Gerakan Pramuka serta Bunda PAUD Kalteng.

Di luar isu kontroversi unggahan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalteng tetap menjalankan agenda pemerintahan, termasuk dalam agenda Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika bersama BNN RI. "War on drugs for humanity atau perang melawan narkoba untuk kemanusiaan, merupakan semangat bersama untuk menyelamatkan masyarakat dan generasi mendatang," tegas Gubernur Kalteng Agustiar di Palangka Raya, Kamis. Ia menyampaikan komitmennya bahwa penanganan narkotika membutuhkan dukungan lintas instansi dan masyarakat secara luas.

"Tidak boleh ada ruang bagi narkoba. Melalui sinergi pemerintah, aparat penegak hukum, keluarga, sekolah, komunitas dan masyarakat, kita dapat melindungi generasi muda agar tumbuh sehat, berkarya, berprestasi dan meraih masa depan yang gemilang," jelasnya.

Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto menegaskan pentingnya penguatan SDM dari ancaman narkotika yang kini mulai merambah kawasan pedesaan. "Pembangunan sumber daya manusia adalah fondasi utama kemajuan bangsa," ucapnya.

Ia mengingatkan perlunya kewaspadaan menyeluruh karena ancaman peredaran barang terlarang tersebut kian meluas. "Ancaman narkotika nyata berada di sekitar kita dan telah menjangkau berbagai wilayah, termasuk desa," ujarnya.

Melalui unggahan di akun TikTok resminya, Thisia pernah membagikan pandangannya mengenai hubungan pernikahannya bersama sang suami. "Cinta bisa mengubah seseorang #tiktokindonesia #fyp. Setelah menikah kenal sudah empat tahun.

Dekat dua tahun alhamdulillah nikah. Terimakasih sudah mengubahku menjadi lebih baik," tulis akun TikTok @thisia21.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed