Pemprov Kalteng Siagakan 10.700 Personel Tangani Karhutla
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyiagakan 10.700 personel gabungan serta armada udara untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan yang melonjak di wilayahnya pada Jumat (11/9/2026), dilansir dari Detik Travel.
Langkah ini diambil di tengah status tanggap darurat karhutla, dengan pengerahan pasukan darat yang terdiri dari unsur pemda, TNI, Polri, Manggala Agni, pemadam kebakaran, serta masyarakat peduli api.
Guna memaksimalkan operasi, penanganan udara turut diperkuat oleh enam unit helikopter dan satu unit pesawat operasi modifikasi cuaca atau patroli.
"Upaya pencegahan dan kesiapsiagaan harus terus diperkuat agar potensi kebakaran dapat segera dikendalikan serta dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalkan," kata Gubernur Kalteng Agustiar Sabran.
Fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah menjaga keselamatan warga dari ancaman polusi udara.
"Yang paling utama adalah melindungi masyarakat dan menjaga lingkungan Kalteng tetap aman dari dampak kabut asap," kata Agustiar Sabran.
Data Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Karhutla Kalteng per 7 September 2026 mencatat sebanyak 2.698 kejadian karhutla yang membakar area seluas 8.139,12 hektare.
Lonjakan signifikan kembali terjadi berdasarkan pantauan Sistem Monitoring Hutan dan Lahan Kementerian Kehutanan pada periode 2–10 September 2026.
"Berdasarkan data Sistem Monitoring Hutan dan Lahan (SIPONGI) Kementerian Kehutanan periode 2-10 September 2026, tercatat 2.340 hotspot di Kalteng pada 10 September. Angka tersebut meningkat drastis dibandingkan sehari sebelumnya yang hanya mencatat 950 titik," ujar Kepala Dinas Kehutanan Kalteng Agustan Saining.
Hingga saat ini, tim gabungan di lapangan terus memadamkan titik api untuk mencegah perluasan areal terbakar di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow