Dokter Spesialis Mata Imbau Masyarakat Tidak Mengucek Mata Kelilipan Abu Vulkanik
Dokter spesialis mata melarang masyarakat mengucek mata saat kemasukan abu vulkanik guna mencegah bahaya iritasi hingga cedera pembuluh darah. Imbauan tersebut disampaikan menyusul paparan partikel erupsi Gunung Anak Krakatau yang berisiko mengganggu kesehatan organ penglihatan, Senin (7/9/2026), dilansir dari Detik Health.
Partikel abu vulkanik memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan debu biasa. Kandungan senyawa kimia berupa silika yang keras di dalam materi erupsi tersebut dapat memperparah kondisi mata jika tertekan saat dikucek.
Dokter spesialis mata dari Mayapada Eye Centre (MEC), dr Ucok Pasaribu, SpM(K), memberikan panduan penanganan awal ketika mata terpapar partikel halus erupsi tersebut.
"Bersihkan saja dengan air bersih mengalir," kata dr Ucok Pasaribu, SpM(K).
Penggunaan air mengalir berfungsi membilas partikel tanpa menggores permukaan mata. Bahaya gesekan fisik akibat tindakan mengucek justru berpotensi memicu masalah kesehatan yang lebih serius.
"Kalau kucek matanya akan menimbulkan iritasi di mata dan segera konsultasi ke dokter mata jika iritasi matanya belum membaik dalam beberapa waktu," kata dr Ucok Pasaribu, SpM(K).
Tindakan mengucek mata dapat memicu perdarahan subkonjungtiva akibat pecahnya pembuluh darah kecil di bawah selaput bening pelapis bagian putih mata. Darah yang terjebak di area tersebut kemudian membentuk bercak merah terang.
"Ya perlu dipastikan saja (apakah dari abu vulkanik). Banyak yang bisa menyebabkan seperti itu, jadi belum tentu ya," kata dr Ucok Pasaribu, SpM(K).
Selain memicu perih, gatal, dan sensasi mengganjal pada mata, paparan abu vulkanik iritatif juga dapat berdampak pada masalah kulit serta gangguan pernapasan, terutama bagi individu dengan kondisi penyakit kronis.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow