Cara Aman Membersihkan Rumah dari Abu Vulkanik Tanpa Merusak Mata
Aktivitas pembersihan lingkungan rumah perlu dilakukan secara hati-hati setelah erupsi Gunung Anak Krakatau mulai mereda. Pasalnya, debu vulkanik mengandung partikel silika yang dapat memicu iritasi pada mata, kulit, hingga sistem pernapasan.
Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk meminimalkan paparan debu dan mengenakan alat pelindung mata saat beraktivitas di luar rumah. Risiko gangguan kesehatan mata tetap ada saat proses pembersihan berlangsung karena partikel abu mudah beterbangan.
Dokter spesialis mata dari Mayapada Eye Centre (MEC), dr Rini Sulastiwaty Situmorang, SpM(K), MM, menyarankan penggunaan kacamata pelindung tertutup atau goggles saat membersihkan area yang terpapar abu vulkanik, sebagaimana dilansir dari Detik Health.
"Karena kalau googles itu kan sifatnya tertutup dari samping, atas, bawah itu dia lekat. Jadi kesempatan untuk debu itu untuk masuk jadi lebih kecil," kata dr Rini saat berbincang dengan detikcom di MEC Sudirman, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
"Tapi, daripada tidak pakai proteksi sama sekali, saya rasa pakai kacamatan biasa pun, pakai dulu aja apa yang ada," sambungnya.
Apabila mata tetap terpapar abu saat aktivitas bersih-bersih, dr Rini menginstruksikan agar tidak mengucek area mata. Karakteristik partikel silika dalam abu vulkanik sangat berbeda dengan debu biasa, sehingga gosokan pada mata bisa memicu luka.
dr Rini menjelaskan bahwa kondisi kelilipan dapat dikategorikan menjadi dua hal, yakni adanya benda asing yang masuk atau timbulnya kelainan akibat iritasi berupa luka kecil. Penanganan lanjutan harus disesuaikan dengan jenis kondisi tersebut.
"Cara pertama itu dengan membersihkannya dengan air mengalir. Setelah itu obat yang mudah untuk dibeli itu air mata buatan, itu bisa over the counter (OTC) atau beli di apotek secara bebas," katanya.
"Kalau dengan air mengalir harapannya, dengan aliran air itu dia (benda asing) akan bergerak bersama alirannya misalnya kalau memang ada di dalamnya," lanjutnya.
Jika keluhan iritasi atau rasa ganjal pada mata tidak kunjung membaik setelah dibasuh air mengalir, dr Rini menyarankan penanganan medis lebih lanjut ke rumah sakit yang memiliki fasilitas perawatan mata.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow