Dolar AS Menguat Usai Serangan Udara ke Iran dan Keputusan The Fed

Smallest Font
Largest Font

Penguatan indeks dolar AS mencapai level 100,89 pada awal perdagangan Asia, Kamis (30/7/2026), setelah pemerintah Amerika Serikat mengonfirmasi serangan udara ke Iran dan keputusan Federal Reserve menahan suku bunga acuan. Ketegangan geopolitik yang meningkat langsung menahan tren pelemahan mata uang Paman Sam tersebut.

Kenaikan indeks dolar sebesar 0,1 persen menekan pergerakan sejumlah mata uang utama dunia. Pound sterling melemah ke US$ 1,3355 dan euro turun ke US$ 1,1457, sementara yen Jepang bertahan di kisaran 163,455 per dolar AS, berdasarkan data Reuters.

Sikap The Fed yang mempertahankan suku bunga memicu lonjakan imbal hasil obligasi Treasury tenor 30 tahun ke level tertinggi dalam hampir dua dekade. Probabilitas penetapan suku bunga tetap pada pertemuan 16 September mendatang kini naik ke angka 42,6 persen menurut CME FedWatch Tool.

Analis Pasar IG Fabien Yip menilai arah kebijakan bank sentral belum terlihat jelas meskipun ada perbedaan pendapat dari tiga anggota Komite Pasar Terbuka Federal.

"Meski ada tiga suara yang mendukung kenaikan suku bunga pada Juli, Ketua Warsh tidak memberikan sinyal bahwa kenaikan suku bunga akan segera dilakukan dan mempertahankan nada yang sama seperti pada Juni," kata Fabien Yip, Analis Pasar IG.

Ketidakpastian tersebut memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar mengenai komitmen pengetatan moneter lebih lanjut demi mengendalikan ekspektasi inflasi jangka panjang.

Langkah penahanan suku bunga ini turut mendapat perhatian dari lembaga riset global terkait potensi respons negatif pasar uang.

"Kami masih memperkirakan The Fed akan tetap menahan suku bunga. Namun kami khawatir pasar akan bereaksi negatif jika muncul persepsi bahwa bank sentral tidak bertindak ketika seharusnya bertindak," kata Steve Englander, Kepala Riset Valuta Asing G10 Standard Chartered.

Englander menambahkan bahwa jawaban konferensi pers dari Ketua The Fed dinilai terlalu umum oleh para pelaku pasar. Di sisi lain, pasar aset digital justru mencatatkan kenaikan dengan bitcoin menguat ke level US$ 63.650,06 dan ether naik ke posisi US$ 1.896,66.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed