Ekspor Mobil Buatan Indonesia Tembus 293 Ribu Unit di 2026

Smallest Font
Largest Font

Industri otomotif Indonesia tidak hanya memenuhi pasar domestik tetapi juga mengekspor mobil ke puluhan negara di dunia, dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang tinggi.

Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Daulay, dalam rapat kerja dengan Kementerian Perindustrian menyoroti bahwa Indonesia telah lama menjadi pasar besar bagi pabrikan otomotif dari Jepang, Korea, Eropa, dan Amerika.

"Indonesia ini kan sudah memang pasarnya mobil. Sudah berpuluh-puluh tahun. Saya katakan negara lah ya, Jepang, Korea, bahkan negara-negara Eropa jual sini. Bahkan Amerika juga dulu jual ke sini," ujar Saleh Daulay.

Saleh juga menekankan keinginan Presiden agar industri otomotif Indonesia tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal tetapi juga mampu menembus pasar global.

"Saya lihat nih Presiden menginginkan kita ini menciptakan industri betul-betul industri otomotif yang kalau bisa bukan hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi memang kita jual ke pasar global," kata Saleh.

Menurut Saleh, kebanggaan besar bagi Indonesia jika mobil buatan dalam negeri bisa digunakan di negara lain, meskipun penghasilan utama dari penjualan masih berasal dari perusahaan dalam negeri.

"Saya rasa-rasanya bangga banget kalau ketemu mobil Indonesia dipakai di katakanlah di Eropa lah. Negara pinggirnya saja, nggak usah ke Inggris lah, pinggir mana gitu di Eropa gitu. Ada buatan Indonesia jalan di situ kan bangga, Pak.Itu belum dapat duit kita itu. Itu kan duitnya perusahaan sini misalnya, tapi ada mobil Indonesia bisa bergerak di sana," ujar Saleh.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menanggapi bahwa ekspor mobil Indonesia menunjukkan tren positif dan menjadi salah satu penopang industri otomotif nasional.

"Memang pasar ekspor kita belum banyak segmen dari EV, masih segmen dari ICE. Tapi yang menjadi catatan bahwa produk-produk yang diekspor dari apa yang diproduksi kita itu hampir sebagian besar memiliki TKDN di atas 60 persen. Jadi merek boleh apa, tapi sebetulnya nilai TKDN mereka yang mobil2 atau kendaraannya diekspor itu sudah 60 persen nilai TKDN-nya, bahkan di atas 60 persen," jelas Agus.

Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat bahwa ekspor mobil buatan Indonesia dari Januari hingga Juli 2026 mencapai 293.547 unit, naik 3,5 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Beberapa pabrikan yang aktif mengekspor antara lain Toyota, Daihatsu, Mitsubishi Motors, Hyundai, Suzuki, Honda, Isuzu, Wuling, dan Hino, sebagaimana dilansir dari Detik Oto.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed