Filip Hrgovic Rebut Gelar Juara Dunia IBF Usai Hentikan Moses Itauma

Smallest Font
Largest Font

Petinju asal Kroasia Filip Hrgovic berhasil merebut gelar juara dunia kelas berat IBF yang kosong setelah menghentikan petinju muda Inggris Moses Itauma lewat kemenangan TKO pada ronde kesembilan di O2 Arena, London, Inggris, Sabtu lalu.

Hasil tersebut memutus rekor tak terkalahkan Itauma yang sebelumnya mengantongi 14 kemenangan berturut-turut. Laga dihentikan wasit Howard Foster pada menit 2 dan detik 27 di ronde kesembilan setelah sudut bertarung Itauma melemparkan handuk ke dalam ring.

Itauma sebenarnya tampil mendominasi pada awal laga dengan kecepatan pukulan serta pergerakannya, bahkan sempat menjatuhkan Hrgovic di ronde kedua. Petinju berusia 21 tahun itu terus menguasai jalannya delapan ronde pertama sebelum akhirnya kehabisan stamina di ronde kesembilan.

Hrgovic yang berusia 34 tahun memanfaatkan kelelahan lawannya dan menyudutkan Itauma di tali ring lewat serangkaian kombinasi pukulan. Itauma yang kelelahan hebat sempat dibawa keluar arena menggunakan tandu dan dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis pencegahan sebelum diperbolehkan pulang pada malam harinya.

Kemenangan ini membuat Hrgovic mencatatkan sejarah sebagai juara dunia kelas berat profesional pertama dari Kroasia. Ia kini membidik pertarungan ulang melawan Daniel Dubois atau laga penyatuan gelar menghadapi pemegang sabuk WBC Agit Kabayel maupun pemegang sabuk WBA Murat Gassiev.

Karier Hrgovic di dunia tinju internasional bermula sejak level amatir, di mana ia memenangkan Kejuaraan Dunia Remaja AIBA 2010 di Baku, Azerbaijan. Kota Baku juga menjadi tempat bersejarah bagi mantan pemegang sabuk IBF Oleksandr Usyk yang meraih gelar juara dunia amatir pada 2011, serta lokasi kekalahan Anthony Joshua di final kejuaraan dunia amatir tahun yang sama.

Kekalahan ini menggagalkan ambisi Itauma untuk melampaui rekor Mike Tyson sebagai juara dunia kelas berat termuda kedua dalam sejarah. Meski mengalami kegagalan pertama dalam kariernya, petinju asal Inggris tersebut menyampaikan pernyataannya melalui media sosial.

"Ini bukan malam saya, kami mencoba mencapai kehebatan dan hanya kalah tipis dari pria yang lebih berpengalaman," kata Moses Itauma, Petinju Kelas Berat Inggris.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada lawannya serta menegaskan optimismenya untuk masa depan.

"Saya ingin mengucapkan selamat kepada Filip Hrgovic atas kemenangannya. Dan meskipun saya tidak pernah mencapai hasil yang saya inginkan, saya percaya saya mendapatkan pengalaman yang akan saya bawa ke pertarungan mendatang," ujar Moses Itauma, Petinju Kelas Berat Inggris.

Ia menambahkan penutup singkat pada pernyataannya.

"Tuhan memberkati, jaga diri baik-baik dan saya akan kembali," kata Moses Itauma, Petinju Kelas Berat Inggris.

Merespons hasil pertarungan tersebut, promotor Queensberry Promotions Frank Warren menilai Itauma memerlukan perubahan taktik dan strategi bertarung untuk mencapai level tertinggi.

"Aura tidak terkalahkan itu, saat ini, telah hilang. Orang-orang akan melihat itu dan mungkin itu akan memudahkan untuk membuat pertarungan baginya," ujar Frank Warren, Bos Queensberry Promotions.

Warren menegaskan bahwa pihaknya akan tetap memberikan dukungan penuh kepada petinju mudanya tersebut.

"Secara mental, dia akan sangat terpuruk. Kita harus berbicara dengannya dan membangkitkannya serta melihat seperti apa keadaannya. Ini akan memakan waktu," kata Frank Warren, Bos Queensberry Promotions.

Ia menilai evaluasi gaya bertarung menjadi kunci utama bagi perkembangan Itauma ke depan.

"Dia masih salah satu talenta paling luar biasa yang pernah melibatkan saya. Kami akan tetap bersamanya. Dia butuh sedikit lebih banyak keahlian ring dan harus berhenti berpikir untuk meng-KO semua orang," ujar Frank Warren, Bos Queensberry Promotions.

Warren juga menyoroti pola pikir sang petinju yang dinilai terlalu berambisi mengincar kemenangan cepat.

"Seseorang mengatakan kepada saya malam ini (Sabtu) bahwa Moses tidak akan merasa memenangkan gelar dunia dengan benar kecuali dia meng-KO lawannya dan saya tidak suka mendengar hal itu," kata Frank Warren, Bos Queensberry Promotions.

Sementara itu, Hrgovic memberikan masukan dan pujian atas potensi yang dimiliki oleh rival mudanya tersebut.

"Moses adalah talenta luar biasa dan saya percaya dia pasti akan menjadi juara dunia. Tapi dia butuh lebih banyak waktu. Saran saya adalah jangan menyerah," ujar Filip Hrgovic, Juara Dunia Kelas Berat IBF.

Hrgovic menilai faktor kurangnya pengalaman menjadi penyebab utama kekalahan Itauma di dalam ring.

"Saya tidak pernah berada di ring dengan orang seperti dia, tapi dia tidak berpengalaman. Dia memenangkan semua ronde tetapi bertarung jarak dekat dengan saya di ronde kesembilan. Itu langkah bodoh darinya, itu sangat bodoh. Itu adalah ketidakpengalaman," kata Filip Hrgovic, Juara Dunia Kelas Berat IBF.

Ia mengingatkan Itauma untuk lebih cerdas dalam mengelola stamina selama pertarungan berlangsung.

"Dia perlu mengatur ritme dan menyesuaikan diri dengan tinju profesional. Anda tidak bisa bertinju seperti amatir, ini pertarungan 12 ronde jadi Anda perlu mengatur ritme. Ini adalah maraton, bukan lari cepat," ujar Filip Hrgovic, Juara Dunia Kelas Berat IBF.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed