Forbes Asia Rilis Daftar Tokoh Muda 30 Under 30 Tahun 2026
Forbes Asia resmi merilis daftar bergengsi "30 Under 30" edisi tahun 2026 pada Kamis (28/5/2026) untuk mengapresiasi generasi baru yang inovatif di Asia.
Pengumuman ini menyoroti para wirausahawan dan talenta muda dari berbagai sektor, mulai dari pengembang robot humanoid, teknologi drone, energi hijau, hingga bidang olahraga dan hiburan.
Para nomine yang terpilih disaring dari sekitar 4.000 kandidat oleh tim Forbes Asia bersama panel juri berdasarkan kriteria pendanaan, pendapatan, dampak sosial, kesesuaian pasar, serta potensi masa depan.
Di sektor industri, manufaktur, dan energi, sejumlah inovator robotika asal Tiongkok mendominasi daftar berkat terobosan dalam menciptakan robot pendamping interaktif.
Salah satu tokoh yang masuk dalam daftar ini adalah Guo Renjie, pendiri JoyIn Technology yang berbasis di Suzhou sejak tahun 2024.
Perusahaan tersebut telah memproduksi empat model robot humanoid, termasuk Zeroth M1 setinggi 50 sentimeter yang ditenagai versi kustomisasi model AI seperti seri Qwen milik Alibaba.
Teknologi ini dirancang agar mampu membaca ekspresi wajah serta berinteraksi dengan lansia maupun anak-anak.
Pihak JoyIn Technology mencatat telah menerima hampir 20.000 pesanan per April untuk robot M1 yang dijadwalkan mulai dikirim pada Desember mendatang.
Selain itu, perusahaan yang kini bernilai 351 juta dolar AS tersebut juga memproduksi robot Wall-E versi 4.000 dolar AS berkat kerja sama lisensi dengan Disney.
"With the rapid changes in technology, robots can satisfy more needs," kata Guo Renjie, Pendiri JoyIn.
Wirausahawan lulusan London School of Economics ini berencana mengepansi pasar robot buatannya ke wilayah Eropa dan Amerika Serikat pada akhir tahun ini.
Selain JoyIn, enam produsen robot asal Tiongkok lainnya turut masuk dalam daftar Forbes Asia tahun ini.
Di antaranya adalah Hu Chenxu dan Jiang Zheyuan, pendiri Noetix Robotics Technology yang berbasis di Beijing sejak 2023.
Startup ini telah mengembangkan lima model humanoid, termasuk robot pendamping bernama Bumi setinggi 98 sentimeter yang dirilis pada 2025.
Noetix Robotics kini telah mengumpulkan pendanaan lebih dari 150 million dolar AS dari investor seperti CICC Capital, Unity Ventures, dan unit investasi raksasa baterai CATL.
Beralih ke sektor hiburan dan olahraga, Forbes Asia menyoroti para talenta muda yang dinilai mampu mengubah pola permainan konvensional.
Penyanyi asal Filipina, Zack Tabudlo, masuk dalam daftar ini setelah mencatatkan prestasi sebagai artis Filipina yang paling banyak didengar di platform streaming pada tahun 2022.
Mantan kontestan The Voice Kids tahun 2014 ini kemudian bergabung dengan Mercury Records di bawah Universal Music Group pada 2025 dan aktif menjadi pelatih dalam ajang pencarian bakat tersebut.
"A former contestant on The Voice Kids in 2014, Tabudlo signed with Mercury Records under the Universal Music Group in 2025 and embarked on a Southeast Asia tour in 2024," tulis Forbes.
Selain Zack Tabudlo, petenis putri asal Filipina, Alex Eala, yang baru menginjak usia 21 tahun juga berhasil mengamankan tempat di daftar yang sama.
Eala berhasil menembus peringkat 50 besar Women's Tennis Association (WTA) pada tahun lalu setelah performa impresif di Miami Open 2025.
Kehadiran fans Filipina di berbagai pertandingan internasional diakui menjadi motivasi besar bagi petenis yang kini menempati peringkat 37 dunia tersebut.
"The support has been incredible," tulis Alex Eala, Atlet Tenis.
"Tennis can sometimes feel quiet and serious, so having that energy makes it special," tambah Alex Eala, Atlet Tenis.
Atlet lain yang juga masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 tahun ini meliputi Yoshinobu Yamamoto dari klub bisbol Los Angeles Dodgers, grandmaster catur Divya Deshmukh, pegolf Shannon Tan dan Minjee Lee, serta pelari cepat Gout Gout.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow