Gangguan Infrastruktur Massal Melanda Platform Claude AI Global
Platform kecerdasan buatan Claude AI milik Anthropic mengalami rangkaian gangguan layanan masif secara global hingga pertengahan Juni 2026 akibat ketidakmampuan infrastruktur perusahaan dalam mengimbangi lonjakan drastis permintaan pengguna.
Masalah operasional tersebut memuncak pada Selasa (16/6/2026) sore waktu AS ketika model Claude Opus 4.8 dan Haiku 4.5 mengalami lonjakan eror tinggi yang berdampak pada layanan web, API, Claude Code, hingga Claude Cowork. Keluhan berlanjut hingga Rabu (17/6/2026) waktu setempat dengan ribuan pengguna di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat dan India, melaporkan bahwa chatbot tidak memberikan respons sama sekali atau hanya mengirimkan balasan kosong.
Data dari Downdetector menunjukkan laporan keluhan di Amerika Serikat melampaui angka 2.000, sementara di India tercatat lebih dari 1.800 laporan saat gangguan terjadi. Insiden ini memperpanjang catatan buruk keandalan sistem Anthropic, yang menurut pemantauan independen StatusGator telah mengalami sepuluh kali gangguan signifikan dalam kurun waktu 12 hari sejak 5 Juni 2026.
Rentetan kegagalan sistem ini memicu risiko operasional yang tinggi bagi tim rekayasa perangkat lunak mengingat data SemiAnalysis per Februari 2026 menunjukkan Claude Code telah memproses sekitar 4% dari seluruh komit publik di GitHub atau sekitar 135.000 komit per hari. Ketika gangguan terjadi pada alur kerja otomatis (CI/CD pipelines), sistem tidak dapat menjeda otomatis melainkan langsung gagal total dan membutuhkan intervensi manual.
Tingginya beban sistem dipicu oleh lonjakan unduhan aplikasi seluler Claude sebesar 55% setelah perselisihan keselamatan AI dengan Pentagon, serta meroketnya pendapatan tahunan Anthropic dari 9 miliar dolar AS pada akhir 2025 menjadi lebih dari 30 bahari dolar AS pada awal April 2026. Selama gangguan, pengembang menghadapi dua jenis kode kesalahan, yaitu HTTP 500 untuk kegagalan internal server Anthropic dan HTTP 529 untuk penolakan akibat kapasitas penuh.
Pihak Anthropic belum merilis analisis akar masalah resmi terkait rangkaian insiden di bulan Juni ini, namun mereka sempat memberikan pernyataan mengenai kendala kapasitas komputasi dalam wawancara dengan media Fortune pada April lalu.
"Demand for Claude has grown at an unprecedented rate, and our infrastructure has been stretched to meet it, particularly at peak hours," kata pihak Anthropic.
Perusahaan menambahkan bahwa keterbatasan komputasi melanda seluruh industri, sehingga mereka berupaya melakukan ekspansi kapasitas melalui kemitraan dengan Amazon dan Google.
"Compute is a constraint across the entire industry, and we are scaling our compute rapidly and responsibly — including through a recently announced expansion of our partnership with Amazon and Google, which will bring significant new capacity online in the coming months," tambah pihak Anthropic.
Sebelum rangkaian insiden ini, ketergantungan pada vendor tunggal telah menjadi sorotan para pengamat teknologi karena dinilai menjadi titik rawan kegagalan tunggal bagi kontinuitas bisnis.
"hardcoding a specific provider's API endpoint into your application was an acceptable availability strategy" kata Thoughtworks.
Namun, strategi tersebut kini dinilai membawa ancaman nyata bagi kelangsungan operasional perusahaan di tahun 2026.
"in 2026, it's a single point of failure that's a very real threat to business continuity," tegas Thoughtworks.
Sementara itu, keluhan pengguna terus berdatangan di berbagai forum komunitas online yang merekam kegagalan fungsi aplikasi.
"I get no response at all," ujar salah satu pengguna Claude.
Hingga saat ini, halaman status resmi Anthropic menyatakan bahwa tim teknis masih terus berupaya menangani tingginya tingkat kesalahan pada permintaan ke model Claude Opus 4.8.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow