Gubernur Kalteng Dorong Pelajar Pangkalan Bun dan Sukamara Raih Masa Depan
Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran dan Agustiar Sabran, mengajak pelajar di Pangkalan Bun dan Sukamara untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan melalui pendidikan, keterampilan, dan penguatan karakter. Kunjungan ini dilakukan pada 27–28 Agustus 2026, dengan tujuan mendorong semangat belajar dan memastikan pemerataan akses pendidikan di wilayah pedalaman dan perbatasan.
Dalam kunjungannya ke Pangkalan Bun pada Jumat, 28 Agustus 2026, Sugianto Sabran menekankan pentingnya pendidikan dan penguasaan teknologi sebagai bekal utama untuk bersaing di era globalisasi. Ia berharap generasi muda memiliki semangat juang yang tinggi dan tidak mudah menyerah.
“Kalian adalah harapan bangsa. Persiapkan diri kalian dengan baik, karena masa depan ada di tangan kalian,” ujar Sugianto Sabran, Gubernur Kalteng.
Gubernur menambahkan bahwa pendidikan karakter harus berjalan seiring dengan pendidikan akademis. Ia berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas pendidikan di Pangkalan Bun, termasuk peningkatan kualitas guru dan sarana prasarana sekolah.
“Jangan hanya pintar secara akademis, tetapi juga harus memiliki karakter yang baik,” tambahnya.
Sementara itu, di Sukamara, Agustiar Sabran bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau SMAN 1 Balai Riam pada Kamis, 27 Agustus 2026. Kunjungan ini dihadiri sekitar 450 peserta didik dari berbagai sekolah di wilayah tersebut.
Agustiar Sabran menyampaikan bahwa pendidikan adalah kunci utama untuk memutus mata rantai kemiskinan, pengangguran, dan kebodohan. Ia mendorong para pelajar untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya dan membangun karakter sejak dini.
“Pendidikan adalah salah satu kunci untuk memutus mata rantai kemiskinan, pengangguran, dan kebodohan. Jangan pernah putus asa,” pesan Agustiar Sabran.
Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi antara orang tua dan guru dalam mendukung pendidikan anak. Ia memastikan peserta didik tidak terbebani oleh pungutan sekolah dan mengingatkan untuk menjauhi narkoba serta pergaulan yang tidak sehat.
“Jauhi narkoba dan jauhi pergaulan yang tidak jelas. Ciptakan lingkungan yang bebas narkoba,” tegasnya.
Bupati Sukamara, Masduki, menyambut baik kunjungan ini dan berharap dapat mendorong semangat belajar para siswa. Ia menjelaskan bahwa kualitas pendidikan di Balai Riam tergolong baik, bahkan menarik minat siswa dari Kalimantan Barat.
“Kunjungan ini diharapkan menjadi pendorong semangat dan motivasi bagi para siswa agar lebih giat belajar serta meningkatkan prestasi,” harap Masduki.
Pemerintah Provinsi Kalteng berkomitmen untuk memastikan pemerataan akses dan kualitas pendidikan, termasuk di wilayah pedalaman dan perbatasan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow