Harga Minyak Dunia Brent Naik Menjadi US$80 Per Barel
Harga minyak dunia mencatatkan kenaikan pada sesi perdagangan akhir pekan setelah mengalami tekanan sepanjang minggu ini. Berdasarkan data perdagangan pada Jumat (19/6/2026) pukul 13.45 WIB, harga minyak mentah Brent naik 51 sen atau 0,64 persen ke level US$ 80,36 per barel.
Kenaikan ini didorong oleh respons pasar terhadap situasi geopolitik terbaru di Timur Tengah. Berdasarkan laporan dari detikcom, pergerakan positif ini terjadi usai ketegangan meningkat setelah pasukan Israel melakukan penggempuran ke wilayah Lebanon.
Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate atau WTI untuk kontrak pengiriman yang sama juga mengalami lonjakan. Harga minyak WTI tercatat merangkak naik sebesar US$ 1,28 atau 1,7 persen menjadi US$ 77,88 per barel.
]
Perbandingan Data Harga Minyak Terkini
Meskipun mengalami penguatan pada perdagangan harian di akhir pekan, tren secara keseluruhan dalam satu bulan terakhir menunjukkan koreksi yang cukup dalam. Fluktuasi ini dipengaruhi oleh dinamika pasokan serta kesepakatan pembukaan jalur logistik di Selat Hormuz.
Berikut adalah rincian performa harga minyak mentah dunia berdasarkan data pasar terbaru:
| Jenis Komoditas | Harga Terkini (USD/Bbl) | Perubahan Bulanan | Perubahan Tahunan |
|---|---|---|---|
| Minyak Brent | 80,59 | -23,26% | +4,65% |
| Minyak WTI | 77,33 | -21,30% | +4,73% |
Tren Mingguan dan Catatan Historis
Menurut data dari Trading Economics, kedua patokan minyak dunia tersebut diperkirakan tetap mengalami penurunan mingguan sekitar 8 persen. Penurunan mingguan ini dipicu oleh sentimen makroekonomi global sebelum akhirnya ditutup menguat tipis menjelang akhir pekan.
Secara historis, harga komoditas energi ini pernah berada di level yang jauh lebih tinggi. Minyak mentah dunia sempat mencapai rekor tertinggi sepanjang masa sebesar 410,45 pada Desember 2025, sementara Brent mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa sebesar 147,50 pada Juli 2008.
Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.
Pelaku pasar domestik di Indonesia kini terus memantau pergerakan harga minyak dunia ini karena berdampak langsung pada penentuan harga bahan bakar minyak nonsubsidi seperti Pertamax. Pemerintah melalui kementerian terkait biasanya melakukan evaluasi berkala terhadap harga jual eceran BBM di dalam negeri berdasarkan rata-rata harga minyak mentah global.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow