Harga Minyak Dunia Brent dan WTI Kompak Naik Menjelang Akhir Juni 2026

Smallest Font
Largest Font

Harga minyak mentah dunia jenis Brent dan WTI kompak mencatatkan kenaikan pada perdagangan harian menjelang akhir bulan ini, Selasa, 30 Juni 2026. Pergerakan positif ini terjadi setelah pasar komoditas energi global sempat mengalami tekanan hebat sepanjang pekan lalu akibat dinamika pasokan.

Berdasarkan data perdagangan komoditas energi, harga minyak mentah jenis Brent bertengger di level 72,83 USD per barel. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 1,17 persen dalam sehari, meskipun jika diakumulasikan dalam sebulan terakhir masih mencatatkan penurunan sebesar 23,32 persen.

Kondisi serupa terjadi pada minyak mentah West Texas Intermediate atau WTI yang kini berada pada posisi 70,42 USD per barel. Jenis minyak mentah ini berhasil menguat sebesar 1,72 persen dalam satu hari perdagangan terakhir, setelah sebelumnya sempat terpuruk cukup dalam.

Rebound harian yang dialami oleh kedua acuan minyak mentah utama tersebut menjadi angin segar bagi pelaku pasar komoditas global. Pasalnya, performa mingguan dan bulanan komoditas energi ini masih dibayangi oleh tren koreksi yang cukup signifikan.

Jika ditarik secara historis, harga minyak mentah Brent pada hari Jumat (26/6/2026) sempat melemah 4,34 persen ke posisi US$71,99 per barel, dengan total akumulasi penurunan sepekan mencapai 10,65 persen. Tren pelemahan tajam tersebut akhirnya mulai tertahan pada perdagangan awal pekan ini.

Sama halnya dengan Brent, minyak mentah acuan WTI pada Jumat (26/6/2026) juga ditutup merosot 3,74 persen menuju US$69,23 per barel. Tekanan jual tersebut membuat WTI mengumpulkan akumulasi penurunan dalam sepekan sebesar 9,62 persen sebelum akhirnya berbalik arah.

Perbandingan Harga Komoditas Energi Lain

Selain minyak mentah Brent dan WTI, beberapa produk turunan energi serta komoditas alternatif lainnya juga menunjukkan pergerakan yang bervariasi pada periode perdagangan yang sama. Beberapa komoditas mencatatkan penguatan tajam, sementara yang lain masih tertahan di zona merah.

Minyak Ural tercatat berada di level 57,40 USD per barel berdasarkan data per 26 Juni 2026, setelah mengalami penurunan harian sebesar 4,51 persen. Sementara itu, komoditas gas alam justru mengalami koreksi harian sebesar 3,38 persen menjadi 3,17 USD per barel.

Berikut adalah rincian performa harga komoditas energi dunia berdasarkan data terbaru terhitung hingga akhir Juni 2026:

Tabel Pergerakan Harga Komoditas Energi Global Juni 2026
Jenis KomoditasHarga Terbaru (USD/Bbl)Perubahan Harian (%)Perubahan Bulanan (%)Perubahan Tahunan (%)
Minyak Mentah WTI70,42+1,72%-23,59%+8,16%
Minyak Mentah Brent72,83+1,17%-23,32%+9,13%
Gas Alam3,17-3,38%-0,34%-8,32%
Bensin3,05+3,03%-1,23%+47,55%
Minyak Pemanas3,31+3,10%-9,12%+45,74%
Minyak Ural57,40-4,51%-35,35%-9,34%

Dampak Pembukaan Jalur Logistik Global

Penurunan tajam harga minyak dalam skala mingguan sebelumnya sangat dipengaruhi oleh meredanya ketegangan geopolitik di jalur laut internasional. Berdasarkan laporan dari CNN Indonesia, pembukaan kembali akses transportasi di kawasan Timur Tengah menjadi faktor utama yang meredam spekulasi kelangkaan pasokan.

Harga Minyak Dunia Turun Usai AS dan Iran Sepakat Buka Selat Hormuz | Liputan6

Langkah taktis pembukaan jalur pelayaran tersebut langsung berdampak pada penurunan harga minyak mentah dunia yang sempat menyentuh level US$ 60-an per barel. Melimpahnya kembali pasokan di pasar membuat kepanikan global mereda secara signifikan.

Perkembangan Komoditas Batubara dan Etanol

Di luar sektor minyak bumi dan gas, komoditas bahan bakar padat seperti batubara dan bahan bakar nabati seperti etanol juga memperlihatkan tren yang berbeda. Kedua komoditas ini bergerak secara independen terhadap fluktuasi harian minyak mentah.

Berdasarkan data Trading Economics, pergerakan sektor komoditas alternatif menunjukkan arah sebagai berikut:

  • Batubara (per 25 Juni 2026) diperdagangkan pada level 143,20 USD, mengalami penurunan harian tipis 0,24 persen namun naik 7,99 persen dalam sebulan.
  • Etanol (per 26 Juni 2026) berada di posisi 1,90 USD, mencatatkan kenaikan harian sebesar 1,60 persen serta tumbuh 13,10 persen dalam setahun.
Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.

Secara tahunan, pergerakan bensin dan minyak pemanas masih menjadi yang tertinggi dengan lonjakan masing-masing sebesar 47,55 persen dan 45,74 persen. Fluktuasi ini terus dipantau oleh para pelaku industri manufaktur dan transportasi global guna mengantisipasi penyesuaian biaya operasional ke depan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed