IHSG Diprediksi Melemah Awali Perdagangan Pekan Ini

Smallest Font
Largest Font

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi mengalami pelemahan pada perdagangan Senin (14/9). Tekanan jual yang masih mendominasi menyebabkan indeks rawan melanjutkan koreksi setelah ditutup melemah 0,73 persen atau berkurang 47,96 poin ke level 6.541 pada perdagangan Jumat (11/9) sore.

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menyampaikan bahwa pergerakan indeks saham masih berada dalam tren penurunan berdasarkan hasil analisis teknikal harian.

"Dalam skenario terbaru, IHSG diperkirakan berada pada bagian wave iv dari wave (c) pada label hitam, sehingga masih rawan menguji area 6.370-6.451," ujar Herditya.

Pergerakan IHSG diperkirakan berada di rentang support 6.448, 6.318 dan resistance 6.633, 6.705. Sejumlah saham seperti ADMR, INET, NCKL, dan DSNG menjadi rekomendasi analis untuk diperhatikan investor.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menilai indeks saham mempunyai peluang membalas penguatan terbatas setelah pola teknikal tertentu terbentuk.

"Peluang penguatan IHSG masih terbuka menuju area 6.752-6.835, namun kenaikan tersebut berpotensi disusul koreksi seperti pola yang terlihat sejak akhir Juli," ujar Ivan.

Ivan memperkirakan titik support indeks berada di level 6.448, 6.368, dan 6.288, sedangkan titik resistance berada di area 6.752, 6.835, 6.916, dan 7.071. Beberapa saham yang direkomendasikan mencakup INCO, MBMA, MEDC, dan PGEO.

Data RTI Infokom mencatat total transaksi investor akhir pekan lalu mencapai Rp14,68 triliun dengan volume perdagangan 30,44 miliar saham. Sebanyak 183 saham tercatat menguat, 453 saham terkoreksi, dan 153 saham diperdagangkan stagnan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed