IHSG Parkir di Level 6.535 pada Sesi I 21 Agustus 2026

Smallest Font
Largest Font

Aksi beli investor asing mewarnai pergerakan Indeks Harga Saham Gambungan (IHSG) hingga penutupan sesi I, Jumat (21/8/2026). Dilansir dari Detik Finance, laju IHSG konsisten menguat pada rentang level 6.500-an.

Data RTI Business mencatat indeks saham melonjak 0,52% ke posisi 6.535,57 pada pertengahan perdagangan. Tren positif ini terjadi sejak pembukaan pagi hari pada level 6.524,07.

Aktivitas perdagangan paruh pertama menghimpun volume transaksi 26,65 miliar saham dengan nilai Rp 8,96 triliun. Frekuensi transaksi recorded mencapai 1.347.879 kali.

Penguatan turut dialami indeks LQ45 sebesar 0,81% ke posisi 643,885. Pergerakan saham secara keseluruhan mencatatkan 320 saham menguat, 268 saham melemah, dan 196 saham stagnan.

Sektor perbankan berkapitalisasi besar bergerak serempak di zona hijau. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) memimpin lonjakan 2,79% ke harga Rp 3.690 per saham.

Langkah BBNI diikuti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang terangkat 2,55% menjadi Rp 3.220 per saham.

Selanjutnya, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menguat 1,20% ke harga Rp 4.200 per saham. Sementara PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 0,78% ke level Rp 6.450 per saham.

Data Stockbit mengonfirmasi BBRI mengantongi aksi beli asing tertinggi sebesar Rp 379,24 miliar, disusul BBCA senilai Rp 99,35 miliar.

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menempati urutan ketiga foreign buy senilai Rp 94,31 miliar. Aliran modal asing juga mengalir ke BBNI sebesar Rp 86,28 miliar dan BMRI Rp 50,96 miliar.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed