Kaesang Pangarep Umumkan Maju Pileg 2029 di Dapil Jawa Tengah V
Kaesang Pangarep mengumumkan maju sebagai calon anggota legislatif DPR RI untuk Pemilu 2029 di daerah pemilihan Jawa Tengah V, yang meliputi Boyolali, Klaten, Sukoharjo, dan Kota Solo.
Pengumuman tersebut disampaikan Kaesang saat rapat koordinasi daerah DPD PSI Kota Surakarta pada Sabtu, 25 Juli 2026, sekaligus memberikan arahan agar kader PSI tetap solid menghadapi Pemilu 2029, dilansir dari detik.com dan Antara.
Kaesang menyampaikan, "Pesan yang saya sampaikan tadi bukan pesan saya sebagai ketua umum. Tapi pesan saya sebagai bakal calon legislatif RI Dapil V Jawa Tengah," ujarnya.
Keputusan Kaesang maju di dapil tersebut mendapat respons dari Ketua DPP PDIP sekaligus Ketua DPR RI Puan Maharani. Puan menegaskan bahwa pencalonan merupakan hak setiap partai politik di semua daerah pemilihan.
"Hak setiap parpol untuk mengajukan setiap nama di semua dapil," kata Puan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2026.
Puan yang juga maju dari dapil yang sama meraih suara terbanyak pada Pemilu 2024 dengan 297.366 suara, sementara pada Pemilu 2009 ia juga terpilih dari dapil tersebut dengan 242.504 suara.
Presiden ke-7 RI Joko Widodo memberikan komentar terkait langkah Kaesang maju di dapil yang dianggap berat tersebut. Jokowi mengatakan keputusan tersebut sudah melalui perhitungan politik dan risiko yang matang.
"Itu sudah menjadi keputusan Kaesang, saya kira sudah dihitung, sudah dikalkulasi risiko-risikonya," ujar Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Rabu, 12 Agustus 2026.
Jokowi menambahkan, "PSI punya tim yang berkaitan dengan hitung-hitungan politik, tetapi ya kita tahu bahwa Dapil 5 Jawa Tengah itu adalah dapil yang sangat berat. Tapi sudah diputuskan masuk ya, hadapi risiko dan segera kuasai lapangan." Ia juga menegaskan tidak memberikan arahan khusus kepada Kaesang terkait pencalonannya.
Kawasan Jawa Tengah V memiliki delapan kursi DPR RI dan sekitar 2,9 juta pemilih pada Pemilu 2024. Daerah ini juga menjadi basis kuat PDIP dan memiliki ikatan politik kuat dengan keluarga Jokowi, menjadikan persaingan di dapil ini sangat strategis, menurut analisis politik dari Kompasiana.
Keputusan Kaesang maju di dapil ini tidak hanya soal pencalonan individu, melainkan juga menjadi ujian pengaruh politik keluarga Jokowi pasca masa jabatan presiden. Kaesang ditantang untuk mengonversi popularitas digital dan nama besar keluarga menjadi suara elektoral nyata.
Persaingan di dapil ini juga menjadi pertemuan antara politik berbasis mesin partai dengan politik berbasis figur dan jejaring digital, di mana pengalaman Kaesang sebagai komunikator digital menjadi relevan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow