PSI Minta Semua Pihak Tenang Tanggapi Kaesang Maju Pileg 2029 di Jateng

Smallest Font
Largest Font

Ketua DPP PSI Bestari Barus mengimbau agar tidak ada pihak yang panik menyikapi keputusan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep maju sebagai calon anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah V pada Pemilu 2029.

Bestari menegaskan bahwa PSI menghormati hak setiap partai mempertahankan basis politiknya, tetapi PSI juga berhak untuk memperluas basisnya di Jawa Tengah. Ia meminta agar semua pihak tidak bereaksi berlebihan terhadap langkah politik PSI.

"Ya, bagi kami apa yang perlu ditanggapi dari apa yang diucapkan Ganjar, gitu. Iya, kan? Karena bukan juga kita ikut kontestasi pemilu nanti, bukan mau menantang partainya dia. Tapi mengikuti apa yang menjadi tahapan pemilu itu sendiri, gitu," ujar Bestari saat dikonfirmasi pada Minggu (26/7).

Bestari menambahkan, "Jadi, kalau ada yang mengatakan 'kami akan pertahankan kandang kami', ya itu enggak apa-apa, wong kami mau membuat kandang di sana juga, mau membesarkan partai kami dan mendekat kepada masyarakat dan mengajak masyarakat bersama-sama dengan PSI, ya kan? Itu kan hal yang wajar-wajar saja. Enggak usah panik menghadapi PSI, selow saja."

Ia kembali menegaskan agar semua pihak siap menghadapi pesta demokrasi 2029 tanpa reaksi berlebihan. "Ya, enggak usah panik, lah. Enggak usah, enggak perlu ditanggap-tanggapin. Yang penting semua partai siap saja menghadapi nanti Pesta Demokrasi 2029," kata Bestari.

Bestari juga menjelaskan bahwa keputusan Kaesang maju dari Dapil Jawa Tengah V merupakan arahan dari internal PSI setelah Rakernas di Makassar, di mana pengurus DPP diminta menentukan daerah pemilihan masing-masing.

"Pertama, bahwa pada Rakernas kami di Makassar, kita itu, DPP itu kumpul, ya. Dikumpulkan, kemudian ada pengarahan untuk mulai menentukan dapil masing-masing. Jadi, kita berkewajiban," ujar Bestari.

Ia menyebut dirinya sendiri telah menentukan maju dari Dapil DKI Jakarta II dan Kaesang memilih Dapil Jawa Tengah V. "Maka saya pun sudah menempatkan diri untuk masuk di Dapil 2 Jakarta, yaitu Jakarta Pusat, Jakarta Selatan. Begitu juga yang lainnya, termasuk juga Mas Kaesang. Alhamdulillah, sudah mengumumkan kemarin beliau masuk, maju, berencana maju di Dapil 5 Jawa Tengah, toh, alhamdulillah," imbuhnya.

Bestari mengatakan langkah Kaesang sejalan dengan pandangan PSI bahwa Jawa Tengah adalah "Kandang Gajah". "Sekaligus juga ini kan pada satu kesempatan beberapa waktu lalu. Mas Kaesang sebagai Ketua Umum pernah menyampaikan bahwa Jawa Tengah itu Kandang Gajah. Nah, jadi menjadi wajar juga kalau Mas Kaesang itu maju dari wilayah Jawa Tengah, Dapil 5, kan begitu," kata Bestari.

Ketika ditanya apakah pencalonan Kaesang menantang PDIP, Bestari membantahnya dan menegaskan pencalonan adalah kewajiban kader PSI. Ia menuturkan, "Ya, kan kembali lagi bahwa kita semua ini punya kewajiban untuk mulai masuk di dapil masing-masing. Mas Kaesang wajar saja ada di Dapil V Solo, Jawa Tengah itu, di Solo sekitarnya.

Ya, kan karena memang beliau itu besar di sana, gitu. Iya, toh."

"Dan kalau dikaitkan dengan apakah ini berupa tantangan, tidak. Kita semuanya kan mengikuti kontestasi ini nanti. Sebagai salah satu peserta pemilu tentu bukan berhadapan hanya dengan satu partai. Tapi kan banyak sekali partai nanti akan menjadi peserta pemilu," tambahnya.

Bestari menilai persaingan di dapil tersebut merupakan bagian dari kompetisi demokrasi, bukan permusuhan antarpartai. "Ya, kalau kebetulan di sana ada orang-orang besar, ya memang orang-orang besar itu harus berhadapan dengan orang besar, salah satunya, gitu, loh. Iya, kan? Artinya berbagi ruang saja, bukan juga musuh, tetapi lebih kepada adalah kawan demokrasi, gitu, loh," pungkas dia.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo merespons rencana Kaesang maju dari Dapil Jawa Tengah V dan tetap yakin Jawa Tengah akan menjadi "Kandang Banteng" basis PDIP.

"Saya masih yakin Kandang Banteng," ucap Ganjar di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7).

Ganjar menilai pencalonan Kaesang sebagai hak politik yang dijamin oleh konstitusi. "Ya, harusnya masyarakat punya hak. Dan negara melindungi hak turut serta dalam pemerintahan, jadi siapa pun boleh," kata Ganjar.

Ganjar juga tidak khawatir pencalonan Kaesang akan memengaruhi suara Ketua DPR sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang juga maju dari Dapil Jawa Tengah V.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed