Karyawan Gerai Ayam Goreng di China Kejang Akibat Beban Kerja
Seorang pegawai baru di gerai ayam goreng Bu Ke Zha Ji, Shenzhen, Guangdong, China, ambruk hingga mengalami kejang setelah kewalahan menghadapi lonjakan pesanan seorang diri, sebagaimana dilansir dari Detik Food.
Insiden yang terekam dalam video media sosial tersebut memperlihatkan pekerja pria itu menangis karena cemas saat mengurus pesanan pesan antar yang menumpuk. Sejumlah kurir yang berada di lokasi sempat mencoba menenangkan korban sebelum ia akhirnya jatuh pingsan dan kejang.
Pihak pengelola toko memberikan penjelasan resmi mengenai kronologi peristiwa tersebut.
"Seharusnya, gerai itu dijaga oleh dua orang dalam satu shift, tetapi rekan kerjanya kebetulan izin tidak masuk pada hari tersebut," kata pihak toko.
Manajemen menjelaskan bahwa pegawai tersebut sebenarnya telah meminta bantuan manajer karena beban pesanan yang melonjak secara tiba-tiba, tetapi tekanan kerja yang terlampau besar memicu gangguan fisik. Pihak toko memastikan kondisi karyawan berangsur membaik setelah mendapat pendampingan dan hak gajinya telah dibayarkan penuh.
Hasil pemeriksaan dari Federasi Serikat Pekerja Distrik Longhua mengonfirmasi kondisi medis korban saat kejadian.
"Dari hasil penelusuran, pegawai tersebut diketahui mengalami hiperventilasi akibat tekanan dan kepanikan. Kondisi itu kemudian menyebabkan alkalosis respiratorik atau keracunan alkalosis pernapasan," ujar pihak Federasi Serikat Pekerja Distrik Longhua.
Setelah mendapatkan perawatan medis dan istirahat yang cukup, kondisi kesehatan pegawai tersebut telah kembali normal. Korban memutuskan untuk mengundurkan diri dan memilih mencari pekerjaan lain di luar gerai ayam goreng tersebut.
Kejadian ini mendulang keprihatinan dari kalangan pengguna media sosial yang menyoroti kurangnya penanganan manajemen terhadap situasi darurat pekerja.
"Sering banget pegawainya cuma satu, dan mereka harus merangkap jadi kasir, nyiapin pesenan, belum lagi kerjaan lain, kasihan lah," tulis netizen.
Simpati publik terus mengalir mengingat tingginya risiko kesehatan mental dan fisik akibat beban kerja berlebih tanpa dukungan staf yang memadai.
"Kasihan banget dia kewalahan sendirian, paling ga kasih pegawai pengganti lah kalau yang satu sakit," tulis netizen lainnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow