Kecelakaan Beruntun Truk Trailer di Pasuruan Meringsekkan Rumah Warga

Smallest Font
Largest Font

Kecelakaan beruntun melibatkan truk trailer bermuatan gulungan kertas dan sejumlah kendaraan terjadi di Jalan Nasional Surabaya-Malang, Dusun Mojorejo, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Senin (27/7/2026) pagi, hingga menewaskan empat orang.

Insiden bermula saat truk trailer bernomor polisi DK 8019 DG yang dikemudikan Agus (40) melaju kencang dari arah Malang menuju Surabaya. Truk diduga mengalami rem blong dan kehilangan kendali sehingga menabrak truk Mitsubishi N 8591 BG di depannya.

Benturan tersebut terdorong hingga ke jalur berlawanan dan menghantam dua sepeda motor, yaitu Honda Vario W 2461 NEL dan Honda Supra X N 4197 TCC, serta truk tangki L 9360 G. Truk muatan kertas tersebut juga menyenggol truk S 9137 UZ, mengenai motor Honda Vario N 5243 VAD, lalu menabrak teras permukiman warga hingga muatan kertas berserakan.

Tiga orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara beberapa korban luka-luka langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

Petugas Kepolisian Sektor Gempol mengonfirmasi jumlah korban jiwa dalam insiden maut tersebut di tempat kejadian perkara.

"Korban meninggal dunia di lokasi sebanyak tiga orang. Sementara beberapa korban luka telah dibawa ke rumah sakit," kata Kanit Lantas Polsek Gempol Ipda Bagus.

Proses evakuasi pengemudi truk trailer, Agus, berlangsung dramatis karena tubuhnya terjepit di dalam kabin kemudi yang ringsek dan tertindih bangunan rumah. Tim SAR gabungan membutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk membebaskan korban dari jepitan material kendaraan.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya menceritakan kondisi kendaraan yang menghambat jalannya proses penyelamatan awal di lokasi kejadian.

"Setibanya di lokasi, korban dalam kondisi terjepit di ruang kemudi yang mengalami kerusakan parah. Selain itu, bagian depan truk masih menghimpit bangunan rumah sehingga proses penyelamatan tidak bisa langsung dilakukan," kata Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit P. H.

Tim SAR yang mendapati korban masih bergerak segera berkoordinasi dengan tim medis untuk memberikan penanganan darurat sebelum pemotongan kabin dilakukan.

"Hasil pemeriksaan menunjukkan korban masih hidup meski dalam kondisi sangat lemah. Tim medis kemudian melakukan stabilisasi dan memberikan bantuan oksigen sebelum proses ekstrikasi dilanjutkan," kata Nanang Sigit P. H.

Setelah berhasil dievakuasi menggunakan peralatan ekstrikasi dan bantuan ditarik dump truck, Agus dilarikan ke RS Pusdik Sabhara Porong. Namun, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat yang dideritanya, sehingga menambah total korban jiwa menjadi empat orang.

Kepolisian Resor Pasuruan mengonfirmasi perkembangan terbaru kondisi pengemudi serta dugaan awal penyebab kecelakaan di lokasi.

"Sopir diduga tidak bisa mengontrol laju (kendaraan) sehingga terjadi kecelakaan," kata Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Jauhar Rizqullah Sumirat.

Pihak kepolisian masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti-bukti guna memastiakn penyebab utama kecelakaan lalu lintas tersebut.

"Informasi terakhir sopir truk meninggal dunia," kata Jauhar Rizqullah Sumirat.

Penyelidikan mendalam dilakukan dengan mengedepankan olah tempat kejadian perkara berbasis sains setelah situasi lalu lintas di kawasan Gempol kembali kondusif.

"Kami mengedepankan proses evakuasi, kemudian mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi, selanjutnya pemeriksaan akan dilakukan dengan pendekatan scientific crime investigation setelah seluruh lokasi dinyatakan kondusif," kata Jauhar Rizqullah Sumirat.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed