Kemenkes dan RS PHC Surabaya Tanggapi Lonjakan Kasus Influenza A

Smallest Font
Largest Font

Kementerian Kesehatan memantau peningkatan kasus influenza tipe A di beberapa kawasan Indonesia, termasuk Jawa Timur, seiring maraknya isu keterisian penuh rumah sakit di Surabaya yang dilansir dari Detik Health.

Unggahan yang beredar di media sosial menyebutkan fasilitas medis di Surabaya dibanjiri pasien infeksi saluran pernapasan tersebut. Pihak rumah sakit membenarkan adanya kenaikan tingkat kunjungan, namun menolak narasi yang menyatakan kondisi ruang perawatan telah penuh.

Direktur Utama RS PHC Surabaya dr Rony Kurniawan menjelaskan situasi penanganan medis di fasilitas yang dipimpinnya pada Minggu (13/9/2026).

"Meningkat, tapi belum penuh. Diagnosa bermacam-macam, ada stroke, kecelakaan, penyakit jantung, dan lain-lain. Diagnosa mirip flu juga ada, meningkat, tapi bukan yang sangat banyak mendominasi," kata dr Rony.

Penyakit influenza tipe A menyerang sistem pernapasan mulai dari hidung, tenggorokan, hingga paru-paru. Karakteristik virus ini dikenal sangat mudah menular dan berpotensi memicu gejala berat karena kemampuannya bermutasi dengan cepat.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan konfirmasi terkait perkembangan kasus penularan skala nasional saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (15/9/2026).

"Memang kita ada beberapa titik-titik yang kami lihat kenaikan influenza ini kami monitor. Saya dengar sih ada yang di Jawa Timur, di beberapa titik agak naik," kata Budi.

Guna memastikan pemetaan wilayah terdampak secara rinci, instruksi khusus telah diteruskan kepada jajaran terkait di kementerian.

"Saya minta teman-teman dari P2P untuk lihat di daerah-daerah mana khususnya," katanya.

Pemerintah meminta masyarakat tidak panik berlebihan karena kualifikasi virus tersebut berbeda dengan varian flu burung yang mematikan.

"Cuma, kalau Influenza A ini, kan bukan Influenza yang mematikan kan, yang kita takutkan kan yang ada H5, yang dulu pernah kejadian flu burung itu," sambungnya.

Langkah pengawasan intensif terus dilakukan pada area yang melaporkan grafik kenaikan kasus.

"Tapi sebenarnya dengan treatment biasa harusnya sudah bisa diobati," tutupnya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed