Kementerian PKP Bangun Hunian Tetap Korban Gempa NTT
Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) merencanakan pembangunan hunian tetap bagi korban gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur dalam waktu dekat, seperti dilansir dari Detikcom.
Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan komitmen tersebut saat ditemui di Wisma Mandiri 2, Jakarta, pada Senin (17/8/2026), meskipun kondisi di lokasi bencana saat ini masih memasuki masa tanggap darurat.
"Saya tahu ini masih dalam masa tanggap darurat, tapi kita juga seperti di Sumatera. Saat tanggap darurat, kita juga sudah membangun. Bekerjasama membangun hunian tetap," kata Menteri PKP Maruarar Sirait.
Langkah percepatan pembangunan rumah baru ini dilakukan menyusul guncangan gempa yang melanda kawasan NTT pada Sabtu (15/8/2026) pukul 05.58 WITA dan mengakibatkan kerusakan pada kediaman warga.
"Tentunya tugas kami adalah membangun hunian tetap. Kita juga bisa bekerja lebih cepat. Bekerjasama dengan teman-teman di daerah," kata Maruarar.
Guna memastikan proses rehabilitasi berjalan presisi, kementerian telah menggelar koordinasi lintas lembaga serta konsolidasi internal bersama balai daerah dan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena.
"Sudah rapat dengan Pak Menko PMK (Pratikno) dan sudah koordinasikan internal, juga sudah koordinasikan dengan Bapak Gubernur, dan juga sudah usahakan bekerja lebih cepat, koordinasi lebih cepat, akurat," ungkap Maruarar.
Momentum Peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia turut dimaknai oleh pihak kementerian sebagai upaya pemenuhan hak atas tempat tinggal yang layak bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Pertama kemerdekaan ini harus saja tentu kita ingin dalam konteks perumahan, rakyat kita merdeka dari yang tidak punya rumah, dari rakyat yang rumahnya tak layak huni jadi memiliki rumah dan layak huni. Itu adalah doa saya setiap hari. Kita usahakan, sekuat-kuatnya," tutur Maruarar.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow