Kementerian PKP Rampungkan Pembangunan Rumah Gratis di Tangerang
Pembangunan 250 unit rumah gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Tangerang telah selesai dikerjakan, namun jadwal penyerahan resmi masih menanti kepastian agenda Presiden Prabowo Subianto. Kepastian selesainya proyek tersebut disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait di Jakarta Pusat pada Rabu, 2 September 2026, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Proyek hunian MBR ini berdiri di atas lahan hibah PT Bumi Samboro Sukses dan dibangun oleh Agung Sedayu Group melalui program tanggung jawab sosial perusahaan senilai Rp60 miliar.
Fasilitas rumah gratis tersebut juga dirancang sudah dilengkapi perabotan penuh saat diserahkan. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menjelaskan bahwa pihaknya telah menyampaikan laporan terkait penyelesaian proyek ini kepada presiden. Ia memastikan penyerahan kunci akan dilakukan dalam waktu dekat.
"Sudah (selesai), lihat saja (ke lokasi). Saya udah nunggu waktunya, saya udah laporkan sama Bapak Presiden karena itu ada rumah gratis," ucap Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait.
Target awal penyerahan unit ini sempat direncanakan pada Oktober 2025. Meskipun sudah melewati jadwal awal tersebut, Maruarar menegaskan tidak ada hambatan teknis yang menghalangi pelaksanaan serah terima. "Kita nunggu kesiapan waktunya. Nggak lama lagi," kata Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait.
Penentuan daftar masyarakat yang berhak menerima unit bantuan perumahan ini nantinya diserahkan penuh kepada regulasi daerah. Pemerintah Kabupaten Tangerang akan mengatur penetapan penerima bantuan sesuai dengan aturan yang berlaku. Sebelumnya, pembangunan proyek gotong royong ini menggunakan kombinasi lahan milik Maruarar dan lahan hibah. Penjelasan mengenai kolaborasi pemanfaatan lahan ini pernah disampaikan saat awal peletakan batu pertama pada Jumat, 1 November 2024.
"Jadi tanahnya ini sebagian punya Menteri (Ara), sebagian punya Pak Dino (Bumi Samboro). Karena sebagai menteri kita kasih contoh gotong royong," ujar Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait. Sebelumnya, pihak Kementerian PKP sempat merencanakan peresmian pada 28 Oktober 2025.
Seluruh unit bangunan secara fisik dilaporkan telah siap sepenuhnya sejak 31 Oktober 2025. Keterangan mengenai kesiapan fisik bangunan dan penyesuaian agenda kepresidenan ini sempat ditegaskan kembali di Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Kamis, 13 November 2025.
"Kita masih menunggu jadwal dari pak presiden, kita sudah siap dari tanggal 31 Oktober sesuai dengan apa yang kita siapkan. Tapi kan soal waktunya kita nunggu dari sana (presiden)," kata Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow