Kuasa Hukum Ruben Onsu Tolak Video AI Hoax soal Sarwendah

Smallest Font
Largest Font

Video rekaman CCTV yang menunjukkan Sarwendah mengambil uang Rp 3 miliar dari brankas mantan suaminya, Ruben Onsu, viral di media sosial dan menjadi sorotan publik, dilansir dari Detik Hot.

Pihak Sarwendah membantah video tersebut dan menyatakan itu merupakan hoax hasil manipulasi teknologi Artificial Intelligence (AI). Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menanggapi dengan tegas tidak setuju penggunaan AI untuk memojokkan seseorang.

"Saya nggak setuju. Artinya itu, kalau misalnya walaupun kita tidak menyukai orang lain itu, melakukan tindakan-tindakan yang nggak bertanggung jawab, seperti membuat AI untuk memojokkan seseorang," ujar Minola Sebayang saat ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan.

Minola menegaskan, jika konten tersebut bukan fakta sebenarnya, sebaiknya tidak dilakukan karena bertentangan dengan hukum.

"Kalau memang misalnya itu bukanlah fakta sebenarnya, saya juga sepakat, janganlah kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan hukum hanya untuk memojokkan orang yang mungkin kita tidak sukai," tambahnya.

Dia juga menyebut banyak konten AI yang menggambarkan sosok tertentu, dan selama hanya sebatas kreativitas, konten tersebut tidak masalah.

"Saya juga melihat tuh ada AI-AI yang menggambarkan suatu dialog ya, yang karikatur, yang saya, ya kan, dibuat, bajunya aja nggak bisa dikancing gitu, saking perutnya," lanjut Minola.

Minola memberi contoh konten AI yang menggambarkan dirinya dan menganggap hal itu sebagai bentuk kreativitas tanpa perlu tersinggung.

"Tapi saya berpikir nggak apa-apa. Itu adalah kreativitas, boleh aja. Berarti saya orang hebat dong. Mau digambarkan seperti apa pun, berarti orang-orang itu sudah secara khusus mikirin saya," ujarnya.

Namun, Minola mengingatkan bahwa jika konten semacam itu terus dilakukan dan merugikan, pihaknya akan mengambil langkah hukum.

"Tapi jangan diterus-teruskan. Karena kalau diterus-teruskan saya juga bisa melakukan upaya hukum. Jangan berpikir saya ini tidak bisa keras," tegasnya.

Minola juga mengungkapkan tidak ada koordinasi antara pihaknya dan Sarwendah terkait video AI yang menyerang. Menurutnya, setiap pihak yang merasa dirugikan dapat mengambil tindakan hukum masing-masing.

"Sekarang mereka pernah nggak, koordinasi ketika ada AI-AI yang menyerang saya, atau menyerang Ruben? Ada nggak mereka koordinasi ke kami?" katanya.

"Siapa yang merasa dirugikan, dialah yang mengambil tindakan hukum. Kan yang dirugikan mereka (Sarwendah). Ya merekalah yang mengambil tindakan hukum. Kan nggak usah berbarengan," tambahnya.

"Ketika kami merasa kami yang dirugikan secara hukum, ya kami yang melaporkan, gitu loh. Jadi biar jelas," pungkasnya.

Sebelumnya, kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu dan Abraham Simon, mengonfirmasi video CCTV yang menarasikan Sarwendah mengambil uang Rp 3 miliar adalah hoax hasil manipulasi AI. Pembuat video tersebut telah meminta maaf secara terbuka melalui media sosial.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed