Kubu Mantan Ketua Yayasan Bantah Temuan Senjata Api di Jaksel

Smallest Font
Largest Font

Pihak mantan kepala yayasan sekolah swasta di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, berinisial IWD, membantah kepemilikan senjata api dan menyebut 995 unit senjata yang ditemukan di area sekolah merupakan airsoft gun legal milik PT Lokta Karya Perbakin pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Kuasa hukum IWD, Alhadid Endar Putra, menegaskan kliennya tidak pernah menyimpan senjata api di ruang kerja tersebut. Peralatan yang ada dibeli sejak 2008 untuk mendukung pelatihan atlet menembak jelang kejuaraan SEASA Championship.

"Total 995 merupakan airsoft gun yang legal, perihal senapan api apabila ada bukan milik PT Lokta Karya Perbakin," ungkap Alhadid saat dihubungi Kompas.com lewat panggilan telepon, Kamis (6/8/2026).

Senjata yang kini dalam kondisi rusak itu sempat diserahkan ke yayasan pada 2021 untuk rencana ekstrakurikuler sekolah. Namun, program tersebut batal berjalan usai penanggung jawab kegiatan meninggal dunia.

"Ya sudah pakai stok itu saja. Daripada itu enggak dipakai juga. Tapi sampai saat ini barang itu sudah kelamaan jadi enggak bisa digunakan lagi," jelas dia.

Seluruh unit kemudian disimpan di gudang terkunci yang berada terpisah dari gedung utama siswa. Area gudang tersebut diklaim mendapat penjagaan ketat dari staf.

"Murid-murid berada di gedung utama, sehingga arus lalu lalang pada gudang dibatasi, gudang selalu terkunci dengan baik dan selalu ada staff kami," kata dia.

Alhadid menuding penemuan senjata api, narkoba, hingga puluhan VCD porno di bekas ruang kerja IWD disengaja oleh pihak sekolah. Kliennya disebut tidak pernah mengunci ruangan usai diberhentikan dari jabatannya pada April lalu.

"Ini kan sudah tahu mereka di sekolah ini. Bahkan saya dapat informasi ini settingan semua jadinya pemeriksaan dan lain sebagainya," kata dia.

Berita acara serah terima ke Polres Metro Jakarta Selatan mencatat barang bukti berupa 776 air rifle, 215 pistol, dan 4 senapan kaliber 4,5. Kasi Humas Polres Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo menyatakan hasil pemeriksaan resmi kepolisian bakal disampaikan pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed