Lansia di Sragen Tewas Ditusuk Tetangga Saat Olahraga Pagi

Smallest Font
Largest Font

Seorang lansia bernama Sadimin (68) tewas setelah ditusuk di bagian leher oleh tetangganya sendiri saat sedang jalan pagi di jalan kampung Dukuh Masaran, Desa Masaran, Kabupaten Sragen, Minggu (13/9/2026) subuh.

Insiden berdarah yang terjadi tepat di depan rumah pelaku tersebut langsung menggemparkan warga setempat. Saksi mata bernama Badri menjadi orang pertama yang menemukan korban tergeletak tak bernyawa dalam posisi miring dan bersimbah darah.

Badri menjelaskan bahwa kecurigaannya bermula saat mendengar suara teriakan dari luar rumah ketika ia masih berada di dalam kamar tidur pada waktu subuh.

"Saat kejadian, saya masih di dalam kamar. Tiba-tiba istri saya berteriak dari luar. Biasanya kalau ada yang berteriak pagi-pagi begitu, ada kabar orang meninggal. Saya langsung keluar dan melihat ada orang yang tergeletak di tengah jalan, pas subuh tadi," kata Badri saat ditemui wartawan di lokasi kejadian, Minggu (13/9/2026).

Melihat kondisi korban yang mengenaskan, Badri segera memanggil warga sekitar untuk meminta bantuan dan memeriksa kondisi fisik korban.

"Pas dipegang lagi, nadinya sudah tidak berdenyut. Korban sudah meninggal dunia. Setelah itu, jenazah kami geser ke tepi jalan supaya tidak mengganggu akses jalan," ungkapnya.

Korban diketahui memang memiliki kebiasaan rutin berolahraga pagi menyusuri jalanan desa tanpa menggunakan alas kaki.

"Pas kejadian, beliau jalan biasa tidak menggunakan sepatu maupun sandal. Beliau sudah biasa jalan olahraga kalau pagi," ucapnya.

Beberapa warga kemudian berinisiatif melacak jejak tetesan darah dari lokasi kejadian yang mengarah ke sebuah area perkebunan warga.

"Ada bercak darah, kita ikuti, pisaunya tertancap di pohon pisang," bebernya.

Aparat kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat dan langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti penusukan.

"Alhamdulillah saat ini semua sudah terungkap ya, karena ini masuknya tertangkap tangan. Pelaku beserta barang bukti saat ini sudah diamankan di Polres Sragen," ujar Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indiyasari saat dihubungi awak media.

Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa korban mengalami luka fatal akibat senjata tajam di area vital dan penyerangan terjadi di dekat kediaman pelaku.

"Luka tusuk, kalau nggak salah itu leher ya. TKP berada tepat di depan rumah pelaku," kata dia.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed