Anggota DPD Macau Dorong Rencana Lima Tahun Fokus Pada SDM
Anggota Majelis Legislatif Macau Leong Sun Iok mendorong pemerintah setempat untuk memperkuat investasi pada sumber daya manusia dan fondasi masyarakat dalam Rencana Lima Tahun Ketiga yang dijadwalkan terbit pada Agustus 2026. Transisi menuju rencana lima tahun terbaru ini ditujukan untuk menetapkan target konkret pada sektor non-perjudian, termasuk pembentukan dana panduan guna menarik investasi swasta ke industri berkembang serta pengembangan teknologi berkarakteristik lokal dengan dukungan pemerintah pusat China. Pengembangan industri teknologi disarankan agar fokus pada area keunggulan daerah, seperti fasilitas produksi kartu remi lokal serta riset transportasi rel LRT demi mencapai kemandirian. Di sisi lain, peneliti Alberto Maresca dalam kertas kerjanya menilai kerja sama segitiga yang memadukan kekuatan ekonomi China dan daya tarik budaya Brasil dapat mendorong pembangunan negara-negara Afrika berbahasa Portugis (PALOP) melalui Forum Macau.
Dalam sektor konvensi dan pameran (MICE), Macau didorong untuk memperkuat kapasitas penyelenggaraan acara budaya dan olahraga internasional. Leong menggarisbawahi pentingnya menghidupkan ekonomi komunitas melalui pembenahan transportasi publik, taksi berbasis aplikasi, dan pasar malam guna mengalirkan pengeluaran wisatawan ke kawasan pemukiman tua.
"Pembangunan industri dan pengembangan fondasi masyarakat harus berjalan bersama. Kita tidak hanya perlu 'berpikir besar', tetapi juga 'memperhatikan detail'," kata Leong Sun Iok, Anggota Majelis Legislatif Macau. Leong juga menyoroti keterbatasan infrastruktur Macau dalam menggelar acara skala besar jika dibandingkan dengan wilayah tetangga.
"Misalnya, mengapa lebih dari seratus juta dihabiskan setiap tahun untuk membeli kartu remi dari pihak ketiga? Sebenarnya, setelah upaya beberapa tahun, pemerintah telah menyatakan di Majelis Legislatif bahwa pabrik kartu remi kini mulai beroperasi di Macau," kata Leong Sun Iok, Anggota Majelis Legislatif Macau. Ia berharap pengembangan teknologi masa depan dapat menyesuaikan realitas lokal serta menyokong sektor manufaktur daerah.
"Sehingga kita setidaknya bisa mencapai kemandirian," kata Leong Sun Iok, Anggota Majelis Legislatif Macau. Leong mengingatkan agar pengembangan industri teknologi dilakukan secara pragmatis tanpa memicu munculnya kawasan industri yang tidak produktif. "Saya berharap teknologi masa depan dapat didasarkan pada realitas pembangunan lokal dan juga membantu mendorong beberapa industri manufaktur," kata Leong Sun Iok, Anggota Majelis Legislatif Macau.
Terkait efektivitas layanan pendukung pariwisata yang ada saat ini, Leong menilai dampaknya masih terbatas bagi ekonomi masyarakat sekitar.
"Meskipun pemerintah telah memperkenalkan bus shuttle wisata, efektivitasnya mungkin tidak sangat signifikan," kata Leong Sun Iok, Anggota Majelis Legislatif Macau. Melihat minimnya fasilitas olahraga terpadu saat ini, Leong menyarankan pemanfaatan lahan baru untuk pembangunan pusat olahraga dan budaya terpadu. "Dalam hal konser, kita tidak dapat menggelar pertunjukan luar ruangan dalam skala yang sama seperti Hong Kong, dan dalam olahraga kita bahkan lebih tertinggal karena kita masih belum memiliki kompleks olahraga yang lengkap," kata Leong Sun Iok, Anggota Majelis Legislatif Macau.
Pembangunan sarana baru diharapkan mampu memperpanjang durasi kunjungan wisatawan di Macau.
"Sehingga, melalui industri budaya dan olahraga kita, kita dapat mempromosikan pariwisata, menarik lebih banyak pengunjung dan mendorong mereka untuk tinggal lebih lama," kata Leong Sun Iok, Anggota Majelis Legislatif Macau. Pemerintah diharapkan melibatkan masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar dapat merasakan manfaat langsung dari pertumbuhan ekonomi.
"Saya berharap akan ada investasi yang lebih besar pada manusia dan komunitas, membuat hasilnya lebih terlihat sehingga lebih banyak UMKM, bisnis, dan warga dapat berbagi manfaat dari pembangunan ekonomi," kata Leong Sun Iok, Anggota Majelis Legislatif Macau. Untuk mengantisipasi keterlambatan proyek seperti pada periode sebelumnya, publik dinilai perlu mendapatkan laporan berkala mengenai perkembangan target rencana pembangunan tersebut.
"Tentu saja, mengawasi pelaksanaan rencana ini bukan hanya tanggung jawab Majelis Legislatif, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat," kata Leong Sun Iok, Anggota Majelis Legislatif Macau.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow