Mantan Paracutan Almeria Tempuh Pendidikan Kedokteran di Kosta Rika

Smallest Font
Largest Font

Seorang mantan prajurit parakuter dan perawat asal Almeria bernama Cristobal Juarez Garcia, yang kini berusia 44 tahun, memutuskan pindah ke San Jose, Kosta Rika, sejak 19 Januari lalu demi melanjutkan pendidikan untuk mengejar cita-cita masa kecilnya menjadi dokter keluarga.

Pria yang juga berpangkat sersan satu dalam masa cuti di luar tanggungan negara ini menempuh studi ilmu kedokteran di Universidad San Jose (USJT). Kisah perjuangan hidupnya ini dia bagikan dalam wawancara jarak jauh bersama media La Voz de Almeria dan Cadena SER.

"He cruzado el Atlántico para ser médico de familia. Si todo va bien serán tres años aquí y volveré otra vez Almería" kata Cristobal Juarez Garcia.

Juarez yang lahir pada 26 November 1981 merupakan anak dari ayah asal Almeria dan ibu asal Granada. Dia tumbuh besar di kawasan El Zapillo sebelum sempat pindah ke Granada saat berusia 10 tahun, namun ikatan emosionalnya dengan Almeria tetap kuat melalui sepak bola dan kenangan bersama mendiang ayahnya yang wafat akibat serangan jantung.

"Mi padre falleció de un infarto en diciembre de 2007, pero pudimos ver juntos el primer ascenso del Almería" ujar Cristobal Juarez Garcia saat mengenang momen kebersamaan mereka menonton sepak bola.

Karier militer Juarez dimulai pada usia 19 tahun di angkatan udara sebagai parakuter yang berpindah tugas ke berbagai daerah termasuk Murcia. Minatnya pada dunia keperawatan muncul setelah mengikuti kursus penanganan korban luka tempur di militer, hingga akhirnya dia mendaftar kuliah keperawatan di UCAM secara mandiri pada 2015.

"Iba del Cuartel a la Universidad y así me saqué la carrera de Enfermería" tutur Cristobal Juarez Garcia mengenai masa-masa berat membagi waktu antara dinas militer dan perkuliahan.

Setelah lulus, Juarez bekerja sebagai perawat kedaruratan di layanan 061 Murcia dan kemudian menjadi perawat pelayanan kesehatan primer di Ugijar. Keputusan untuk bertolak ke Kosta Rika diambil dalam waktu satu bulan setelah mendapat informasi mengenai peluang studi kedokteran dari sahabat karibnya sesama perawat.

"Mi mejor amigo de la carrera de Enfermería, Juan Pedro, es de Palomares; está trabajando en Canarias y me comentó el tema de la Medicina. Me puso en la pista respecto a estudiar en Costa Rica, aquí en San José, la capital, y me lancé. En cuestión de un mes saqué billete de avión y aquí estoy" ungkap Cristobal Juarez Garcia.

Langkah berani ini mendapat dukungan penuh dari istrinya, Inma Ocana Moya, yang sudah terbiasa dengan ritme kerja militer yang mengharuskan Juarez meninggalkan rumah selama berminggu-minggu. Juarez sendiri memantapkan tekadnya untuk mengabdi di daerah pedesaan setelah menyelesaikan masa studinya nanti.

"Quiero ser médico rural, estar con la gente humilde, de los pueblos. La especialidad sería Médico de Familia. Ya con 44 años meterme a temas de cirugía y demás pues no lo veo" jelas Cristobal Juarez Garcia terkait rencana masa depannya.

Selama tinggal di San Jose, Juarez merasa proses adaptasinya berjalan lancar karena karakter masyarakat setempat yang terbuka dan ramah. Kemiripan budaya dan minat yang besar terhadap sepak bola memudahkannya berinteraksi dengan warga lokal.

"Los costarricenses se parecen mucho a nosotros" pungkas Cristobal Juarez Garcia.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed