Menteri PKP Siapkan Bantuan DP Rumah untuk Pemimpin Muda
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyiapkan dana pribadi untuk membiayai 1 persen uang muka (DP) bagi 200 peserta Gempar Youth Leader Summit (GYLS) 2026 yang berminat membeli rumah subsidi. Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri acara di Kota Tangerang, Jumat (4/9/2026). Bantuan tersebut dialokasikan bagi para pemimpin muda yang belum memiliki hunian pribadi.
Maruarar mengarahkan para peserta untuk mengakses unit rumah subsidi yang telah tersedia di berbagai lokasi. "Saya juga senang di sini tadi ada yang belum punya rumah, langsung kita akses. Bedanya rumah subsidi sudah jadi dahulu, kita edukasi rakyat, pilih rumah yang bagus, lingkungan yang bagus," kata Maruarar Sirait, Menteri PKP.
Langkah ini menjadi bagian dari terobosan pemerintah di sektor perumahan masyarakat. Pihaknya membuka peluang untuk menjalankan program serupa bagi kelompok masyarakat lain di pelbagai daerah.
"Semoga itu bermanfaat, doakan kita untuk melakukan terobosan-terobosan lagi di tempat lain. Semoga itu bisa berguna bagi rakyat Indonesia," ujar Maruarar Sirait, Menteri PKP. Forum GYLS 2026 yang digelar oleh Generasi Muda Pembaharu Indonesia (Gempar Indonesia) tersebut dihadiri sekitar 450 pemimpin muda Kristen dari berbagai daerah. Selain membahas perumahan, forum ini juga menjadi ajang diskusi mengenai arah masa depan bangsa.
Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo turut hadir dalam acara tersebut untuk menyampaikan pandangannya mengenai optimisme masa depan Indonesia. "Ini kan ada Youth Leaders Summit, ada beberapa ratus anggota Gempar datang berkumpul di sini untuk tukar pikiran. Saya diundang untuk membicarakan mengenai masa depan bangsa kita, harapan bagi bangsa kita, harapan bagi generasi muda," kata Hashim Djojohadikusumo, Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi.
Hashim menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kondusivitas nasional agar target pembangunan bangsa dapat tercapai secara maksimal. "Itu yang saya sampaikan ke para peserta, bahwa menurut saya masa depan bangsa Indonesia sangat cerah. Yang penting bangsa Indonesia tidak gaduh, bangsa Indonesia tidak cekcok, kita bersatu, saya yakin kita pasti akan capai lebih bagus, masa depan lebih bagus," pungkas Hashim Djojohadikusumo, Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi.
Di sisi lain, laporan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat perubahan kepemilikan saham Maruarar Sirait di emiten makanan olahan PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO). Porsi sahamnya yang sempat berada di angka 3,31 persen pada Maret 2026 dan 1,40 persen pada Juli 2026 kini tidak lagi terdaftar di atas 1 persen pada akhir Agustus 2026.
Perubahan kepemilikan saham di atas 1 persen pada emiten COCO juga terjadi pada pendiri PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi, Pui Sudarto. Meski demikian, tidak ada laporan transaksi penjualan maupun pembelian saham COCO yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun BEI pada tahun ini.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow