Mendiktisaintek Evaluasi Pimpinan PT Usai Kasus Korupsi Rektor Unsoed
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto melakukan evaluasi terhadap semua pimpinan perguruan tinggi di Indonesia, menyusul penangkapan Rektor Universitas Jenderal Soedirman atas dugaan korupsi penerimaan mahasiswa baru, dilansir dari Detikcom.
Penangkapan yang dilakukan KPK pada 21 Agustus 2026 ini menjadi tamparan keras bagi pemerintah, menurut Brian. Dalam operasi tangkap tangan tersebut, KPK menyita uang tunai senilai Rp 665 juta dan saldo rekening Rp 99 juta.
KPK juga mengamankan 14 orang, termasuk Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Keuangan Unsoed yang diperiksa terkait kasus tersebut.
Brian menegaskan pentingnya menjaga integritas di perguruan tinggi dan menghindari praktik korupsi. Ia berharap evaluasi yang sudah dilakukan dapat mendorong perubahan besar dalam pencegahan korupsi di lingkungan akademik.
"Saat kemarin, minggu lalu ada evaluasi, saya juga langsung menyampaikan kepada seluruh pimpinan perguruan tinggi bahwa ini adalah tamparan yang sangat keras," ujar Brian.
Menurutnya, perguruan tinggi adalah garda terakhir dalam menjaga integritas dan anti-korupsi yang diharapkan masyarakat.
"Seluruh masyarakat berharap garda terakhir penjaga untuk integritas adalah perguruan tinggi," kata Brian lagi.
Brian juga menyampaikan hasil rapat bersama Komisi X DPR RI kepada seluruh rektor di Indonesia sebagai bagian dari upaya perbaikan dan pengawasan.
"Terima kasih kami sampaikan dan kami juga akan tekankan ini kepada seluruh rektor-rektor," tambahnya.
Sebelumnya, Mendiktisaintek menegaskan tidak akan mentoleransi pelanggaran hukum di perguruan tinggi, sementara pihak Unsoed menyatakan akan menghormati seluruh proses hukum yang berjalan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow