Menkes Tinjau Pengawasan SPPG Setelah Kasus Keracunan di Sidoarjo

Smallest Font
Largest Font

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan sedang memeriksa pengawasan dinas kesehatan terkait kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyebabkan sekitar 500 anak di Sidoarjo mengalami gangguan kesehatan.

Kasus ini mencuat setelah Bupati Sidoarjo Subandi menemukan puluhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) belum memiliki izin resmi. Dari 170 SPPG di Kabupaten Sidoarjo, 31 di antaranya belum mengantongi izin.

"Ini sudah dilaporkan, sekarang kita sedang periksa. Hasilnya saya belum lihat. Biasanya akan ada pemeriksaan," ujar Budi kepada wartawan, Kamis (3/9/2026).

Subandi melakukan inspeksi mendadak ke SPPG Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, yang menunya diduga menjadi penyebab keracunan ratusan santri.

"Total berdiri BGN yang ada di Sidoarjo 170. Yang masih belum ada izin, 31. Tadi kita sampaikan kepada BGN Pusat, jadi betul-betul ada pengawasan yang ekstra. Jangan sampai terjadi hal-hal yang seperti ini lagi," kata Subandi, dilansir dari Detik Health.

Subandi meminta Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat pengawasan SPPG dan menyerahkan penanganan SPPG Kalitengah kepada BGN karena kewenangan ada pada lembaga tersebut.

Wakil Koordinator BGN Regional Jawa Timur, Teguh Bayu Wibowo, menyatakan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terkait pemenuhan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

"Kami akan koordinasi pasti dengan Forkopimda Sidoarjo. Alhamdulillah Forkopimda Sidoarjo sangat luar biasa tanggapnya, responsnya dengan kami, kami dibantu terus. Jadi perihal belum ada SLHS akan dipercepat dan dibantu oleh Sidoarjo," ujar Teguh.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed