MTQ Nasional XXXI di Semarang Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal Jateng
Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah, terbukti menggerakkan sektor ekonomi lokal dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Momentum ajang keagamaan tersebut dimanfaatkan melalui pameran, bazar produk daerah, serta peningkatan mobilitas jasa perhotelan dan transportasi sejak pekan kedua September 2026.
Aktivitas ekonomi terpusat di Gama Plaza Semarang yang menampilkan ratusan stan dari kementerian, 38 provinsi, 35 kabupaten/kota, serta UMKM binaan Jawa Tengah dari 12 hingga 19 September 2026. Selain pameran, kegiatan pendukung juga menghadirkan arena bursa kerja bagi masyarakat umum.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengonfirmasi peningkatan mobilitas ribuan peserta dan tamu yang berdampak langsung pada lonjakan okupansi hotel serta penyewaan kendaraan di Kota Semarang.
"Hampir ribuan tamu hadir di Jawa Tengah. Semua hotel penuh dan kendaraan rental terisi. Hal ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan MTQ mampu memberikan efek ganda (multiplier effect) bagi perputaran ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat," ujar Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Tengah.
Dampak ekonomi juga terasa di Dekranasda Store Jawa Tengah yang berlokasi di Jalan Pahlawan Nomor 4. Toko tersebut menjual berbagai merchandise resmi MTQ seperti boneka maskot Saqur seharga Rp85.000, gantungan kunci mulai Rp8.000, hingga payung lukis seharga Rp150.000.
Kepala Toko Dekranasda Store Jawa Tengah, Agung Budi, menjelaskan bahwa penunjukan toko tersebut sebagai penyedia suvenir resmi menjadi peluang bagi industri kecil menengah (IKM) daerah untuk menembus pasar nasional.
"Ini menjadi momentum untuk mengenalkan produk-produk IKM Jawa Tengah kepada para kafilah dan tamu dari seluruh Indonesia. Harapannya, mereka tidak hanya datang mengikuti MTQ, tetapi juga membawa pulang produk karya IKM Jawa Tengah," kata Agung Budi, Kepala Toko Dekranasda Store Jawa Tengah.
Agung Budi menambahkan bahwa suvenir yang dipasarkan merupakan wujud apresiasi atas kreativitas perajin lokal.
"Yang dibawa pulang bukan sekadar oleh-oleh, tetapi juga karya dan kreativitas pelaku IKM Jawa Tengah. Ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap keberlanjutan usaha mereka," ujarnya.
Pengelola Dekranasda Store mengimbau para pengunjung untuk memanfaatkan masa operasional acara hingga 19 September 2026.
"Silakan datang dan melihat produk-produk IKM Jawa Tengah. Semoga dari MTQ ini semakin banyak karya IKM Jateng yang dikenal secara nasional," pungkasnya.
Sementara itu, rangkaian majelis lomba MTQ Nasional XXXI yang bergulir dari 11 hingga 20 September 2026 juga diwarnai persaingan para peserta. Pada Senin, 14 September 2026, Kafilah Provinsi Lampung menurunkan enam utusannya, termasuk Rifai yang tampil pada cabang Mujawwad Dewasa Putra di Lapangan Pancasila, Simpang Lima.
Kepala Kanwil Kemenag Lampung, Zulkarnain, mengapresiasi penampilan para peserta asal daerahnya yang tampil di berbagai cabang perlombaan.
"Alhamdulillah, peserta kita hari ini telah tampil dengan baik. Kami mengapresiasi perjuangan dan persiapan yang telah dilakukan. Semoga seluruh peserta dapat tampil maksimal, percaya diri, dan memberikan kemampuan terbaiknya," ujarnya.
Zulkarnain meminta seluruh anggota kontingen tetap menjaga kondisi fisik selama kompetisi berlangsung.
"Yang terpenting adalah menjaga semangat, kesehatan, dan konsentrasi. Kami berharap para peserta yang tampil hari ini dapat mengikuti perlombaan dengan tenang dan optimal," katanya.
Selain Rifai, lima peserta lain dari Lampung yang dijadwalkan tampil pada hari yang sama adalah Annida Imro'atul Khasanah (Murotal Remaja Putri), Imam Tohari (Hiasan Mushaf Putra), Dewi Masitah (Hiasan Mushaf Putri), Khobibul Anam (Dekorasi Putra), dan Rahma Niasari (Dekorasi Putri).
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow