Benjamin Netanyahu Janji Deportasi Relawan Global Sumud Flotilla
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji segera memulangkan para relawan kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) yang ditahan oleh pihak militer setelah armada mereka dicegat di perairan internasional.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi di media sosial X pada Rabu (20/5) menyusul kecaman luas atas video penanganan para aktivis yang dinilai tidak manusiawi.
Kritik keras dialamatkan kepada Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir yang mengunggah rekaman video yang memperlihatkan para relawan dari puluhan negara, termasuk warga negara Indonesia, dipaksa berlutut dengan tangan terikat.
"Cara Menteri Ben Gvir menangani para aktivis armada tersebut tidak sejalan dengan nilai-nilai dan norma-norma Israel. Saya telah menginstruksikan pihak berwenang terkait untuk mendeportasi para provokator sesegera mungkin," kata Netanyahu.
Meskipun mengkritik tindakan menterinya, pemimpin pemerintahan Israel ini tetap menegaskan legalitas tindakan pencegatan yang dilakukan oleh pasukannya terhadap konvoi bantuan tersebut.
"Israel memiliki hak penuh untuk mencegah armada provokatif pendukung teroris Hamas memasuki perairan teritorial kami dan mencapai Gaza," ucap Netanyahu.
Tindakan Ben-Gvir yang mengunggah video kekerasan tentara terhadap relawan dengan keterangan "Selamat datang di Israel" juga memicu ketegangan internal di dalam kabinet pemerintahan.
Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa'ar melayangkan protes terbuka karena menilai tindakan tersebut telah merusak reputasi internasional yang sedang dibangun oleh instansi lain.
"Anda telah menghancurkan upaya luar biasa, profesional, dan sukses yang sudah dilakukan begitu banyak orang, dari tentara IDF hingga staf Kementerian Luar Negeri dan banyak lainnya," kata Sa'ar di X.
Ia juga menambahkan pernyataan penutup yang menegaskan ketidaksetujuannya terhadap representasi publik yang ditampilkan oleh sang menteri.
"Anda bukanlah wajah Israel," ujar Sa'ar.
Berdasarkan laporan cnnindonesia.com, armada GSF berlayar dari Turki sejak pekan lalu membawa sekitar 430 relawan dari 40 negara menggunakan lebih dari 50 kapal untuk menembus blokade di Jalur Gaza.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow