Pedagang Pasar Nangka Bungur Beralih Jualan di Pinggir Jalan Jakarta Pusat

Smallest Font
Largest Font

Pedagang di Pasar Nangka Bungur, Kemayoran, Jakarta Pusat, memilih menutup kios di dalam pasar dan beralih menjajakan dagangan di pinggir jalan demi mempertahankan penghasilan, dilansir dari Detik Finance.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Senin (14/9/2026), lapak-lapak di dalam bangunan pasar tampak lengang dengan sebagian besar kios tutup permanen. Sebaliknya, lapak pedagang yang berjejer di pinggir jalan Kalibaru Timur ramai dikunjungi pembeli.

Di dalam bangunan pasar dua lantai ini, hanya kurang dari 20 kios yang buka, terdiri dari lapak sayuran, sembako, sepatu, produk kecantikan, perabotan rumah tangga, toko emas, serta beberapa lapak pakaian dan tas. Area pasar basah yang biasanya menampung pedagang daging sapi juga tutup semua.

Narita, pedagang produk kecantikan di dalam pasar, mengatakan, "Yang los-los daging segala macam, daging, ayam, ikan semuanya di luar, semuanya di luar."

Ia menambahkan bahwa kondisi sepi di dalam pasar menjadi sulit bagi pedagang resmi untuk bertahan karena persaingan dengan pedagang di luar pasar.

"Orang jualan di dalam sepi, kasihan dah kita. Sebagian dari dalam ada yang punya lapak di depan terus pindah ke depan. Sisanya ya tutup saja keluar dari pasar," ujar Narita.

Kondisi ini menandakan bahwa pengunjung pasar lebih memilih berbelanja di lapak pinggir jalan dibandingkan masuk ke dalam bangunan pasar yang sudah tidak ramai.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed