Pemprov Jabar Mulai Bangun Jalur Baru Batutulis Bogor Senilai Rp21,2 Miliar
Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi memulai pembangunan fisik jalur baru pengganti Jalan Saleh Danasasmita yang mengalami longsor di kawasan Batutulis, Kota Bogor, pada Jumat, 29 Mei 2026. Proyek infrastruktur ini menjadi langkah konkret pemerintah untuk memulihkan akses mobilitas warga yang sempat terganggu akibat bencana alam tersebut.
Proses pengerjaan jalur alternatif permanen ini diawali dengan penerjunan sejumlah alat berat ke lokasi proyek secara bertahap sejak pagi hari. Kehadiran ekskavator dan armada pengangkut material menandai dimulainya pembersihan lahan serta pemetaan konstruksi awal di lapangan.
Langkah taktis ini diambil setelah melalui serangkaian kajian teknis yang mendalam serta koordinasi intensif antara Pemerintah Kota Bogor dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Anggaran besar sengaja dialokasikan demi memastikan keamanan dan ketahanan jalur yang baru.
Pembangunan infrastruktur penghubung yang vital bagi warga Bogor ini menelan biaya yang tidak sedikit. Berdasarkan data teknis yang dirilis oleh pihak berwenang, proyek ini sepenuhnya didanai oleh anggaran daerah tingkat provinsi.
Berikut adalah rincian mengenai anggaran pelaksanaan proyek jalan baru di Batutulis, Kota Bogor:
| Komponen Proyek | Sumber Dana | Nilai Anggaran |
|---|---|---|
| Pembangunan Jalur Baru Batutulis | APBD Provinsi Jawa Barat | Rp21,2 Miliar |
Dana senilai puluhan miliar rupiah tersebut disiapkan untuk mencakup keseluruhan proses konstruksi fisik. Pihak pengembang memastikan anggaran ini akan digunakan secara optimal untuk membangun struktur jalan yang lebih kokoh dari sebelumnya.
Struktur geologi di sekitar Batutulis yang rawan pergeseran tanah membuat tim ahli menerapkan standar pengamanan ekstra. Penggunaan dinding penahan tanah berkekuatan tinggi menjadi salah satu prioritas dalam rancangan jalur baru tersebut.
Konteks Jalur Lama dan Pembebasan Lahan
Jalan Saleh Danasasmita yang menjadi jalur utama sebelumnya mengalami kerusakan parah akibat terjangan longsor. Kondisi tebing yang miring dan struktur jalan yang menggantung membuat kawasan tersebut dinilai terlalu berbahaya untuk dilalui kendaraan bermotor, terutama roda empat.
Sebelum pengerjaan fisik dimulai hari ini, Pemerintah Kota Bogor telah bergerak cepat melakukan pembebasan lahan di sekitar area terdampak. Langkah tersebut dilakukan guna memberikan ruang bagi koridor jalan baru yang posisinya bergeser dari titik rawan longsor.
Informasi yang dihimpun dari laporan berita Detikcom menyebutkan bahwa pembebasan lahan milik warga dan instansi terkait berjalan kondusif. Warga sekitar menyadari pentingnya pembukaan akses baru demi perputaran roda ekonomi daerah yang sempat tersendat.
Sebelum alat berat masuk, warga sempat memanfaatkan jalur darurat yang sempit untuk mobilitas sehari-hari. Namun, akses sementara tersebut dinilai tidak memadai untuk menampung volume kendaraan harian yang melintasi kawasan Batutulis.
Dampak Pengalihan dan Target Pengerjaan
Pihak dinas terkait mengimbau masyarakat untuk tetap menggunakan rute alternatif selama proses konstruksi jalur baru ini berlangsung. Pengaturan lalu lintas di sekitar Batutulis kini dijaga ketat oleh petugas gabungan agar tidak menghambat mobilitas material proyek.
Beberapa tahapan krusial yang akan dilaksanakan dalam beberapa waktu ke depan meliputi:
- Pembersihan lahan dan perataan topografi tanah di koridor baru.
- Pemasangan tiang pancang serta penguatan lereng di titik rawan pergeseran.
- Pengecoran dasar jalan sebelum dilakukan pengaspalan menyeluruh.
Pelaksanaan proyek ini diharapkan dapat berjalan sesuai dengan linimasa yang telah ditetapkan tanpa adanya kendala cuaca yang berarti. Pemerintah daerah berkomitmen memantau perkembangan harian di lapangan agar kualitas pengerjaan tetap terjaga.
Hingga saat ini, petugas dari Dinas Perhubungan dan kepolisian setempat masih disiagakan di titik-titik persimpangan menuju Batutulis. Penjagaan ini juga bertujuan untuk mengantisipasi adanya kendaraan roda dua yang nekat menerobos area proyek konstruksi yang sedang berjalan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow