Pemkot Palangka Raya Siagakan Puskesmas Tangani Dampak Kabut Asap Karhutla
Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, menyiagakan seluruh puskesmas untuk mengurangi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap kesehatan masyarakat akibat kabut asap, kata Kepala Dinas Kesehatan Riduan, Selasa.
Seluruh jaringan pelayanan kesehatan, termasuk empat puskesmas induk dan 43 puskesmas pembantu, telah disiapkan untuk memberikan layanan kesehatan optimal pada masyarakat terdampak karhutla.
Dinas Kesehatan juga mendistribusikan masker gratis ke puskesmas untuk masyarakat, khususnya anak-anak, ibu hamil, lansia, dan pasien yang berobat, sebagai langkah pencegahan gangguan pernapasan akibat asap.
Riduan menjelaskan kabut asap berpotensi meningkatkan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Ia mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah jika kualitas udara tidak sehat dan menggunakan masker dengan benar bila harus keluar.
"Jika tidak ada kepentingan mendesak, sebaiknya aktivitas di luar rumah dikurangi. Namun apabila harus beraktivitas di luar, gunakan masker dengan benar sebagai perlindungan dari paparan asap," ujar Riduan.
Ia juga mengingatkan masyarakat menjaga daya tahan tubuh dengan makan bergizi, minum air putih, beristirahat cukup, dan memenuhi kebutuhan vitamin selama musim kabut asap.
Masyarakat diminta tidak mengabaikan gejala awal gangguan saluran pernapasan seperti batuk, pilek, iritasi tenggorokan, dan sesak napas agar penanganan medis dapat segera diberikan.
Dinas Kesehatan Palangka Raya terus memantau perkembangan kasus terkait kabut asap, terutama ISPA, lewat koordinasi intensif bersama puskesmas untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal dan penanganan cepat saat kasus meningkat.
Di Kalimantan Selatan, kasus ISPA mencapai sekitar 7.000 hingga Juli 2026, hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, kata Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, dr. Diauddin.
Kenaikan kasus paling banyak terjadi di wilayah berpenduduk padat seperti Banjarmasin, Banjarbaru, dan Banjar. Pemerintah setempat menyatakan status siaga darurat karhutla dengan 1.678 titik panas dan lahan terbakar seluas 794 hektare.
"Angka ISPA sudah mulai meningkat. Jadi informasinya se-Kalsel itu sekitar 7 ribuan ISPA sampai bulan Juli ini dan itu dibandingkan tahun sebelumnya ada peningkatan paling drastis sejak mulai kabut asap muncul meningkat," ujar dr. Diauddin.
Dalam rapat bersama DPRD Kalsel, Dinas Kesehatan mengusulkan tambahan anggaran sekitar Rp16 miliar, termasuk Rp1 miliar untuk Pusat Krisis Kesehatan guna mendukung penanganan bencana karhutla.
Kepala SMA Negeri 1 Palangka Raya, Arbusin, mengimbau warga sekolah agar disiplin menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan menyusul munculnya kabut asap akibat karhutla.
"Kami mengimbau seluruh warga sekolah, terutama peserta didik, agar selalu menggunakan masker ketika berada di luar ruangan. Kesehatan harus menjadi prioritas di tengah kondisi kabut asap yang mulai terjadi," ujar Arbusin.
Selain itu, sekolah mengingatkan siswa untuk mengurangi aktivitas luar ruangan jika kualitas udara memburuk serta menjaga kebugaran dengan minum air putih cukup.
Arbusin menekankan pencegahan karhutla bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan perlu dukungan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
"Kami berharap kondisi kabut asap di Kalimantan Tengah segera membaik. Diperlukan kerja sama semua pihak, baik masyarakat maupun pemerintah, agar tidak terjadi lagi kebakaran hutan dan lahan," kata Arbusin.
Sementara itu, pemerintah provinsi memberikan kewenangan kepada kepala sekolah untuk meliburkan siswa berdasarkan kondisi kabut asap di wilayah masing-masing.
"Kami sudah mengeluarkan surat edaran. Pelaksanaan kebijakan diserahkan kepada kepala sekolah berdasarkan kondisi di wilayah masing-masing," kata pejabat terkait di Kantor Gubernur Kalteng.
Kepala sekolah diminta memantau indikator kualitas udara dan situasi kabut asap secara berkala agar kebijakan pemberian libur dapat dilakukan tepat waktu.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow