Pemkot Surabaya Usut Petugas Dispendukcapil Viral Berating Bintang 1
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya menyelidiki dan menyiapkan sanksi tegas untuk seorang petugas front office setelah keluhan pelayanan buruk yang mengemuka di media sosial viral pada Minggu (30/8/2026).
Keluhan tersebut bermula dari unggahan akun Threads @aaykst17 yang merasa kecewa atas pelayanan di Loket 3C Counter 6 saat mengurus dokumen kependudukan milik orang tuanya. Pengunggah mengaku telah mengantre lama namun pengajuannya langsung ditolak tanpa penjelasan memadai, serta diarahkan ke pihak kelurahan sebelum akhirnya disuruh mendaftar secara mandiri.
Selain kekecewaan atas penolakan berkas, pengunggah juga menyoroti sikap petugas bernama Navi yang dinilai kurang ramah. Unggahan tersebut memperlihatkan foto petugas bersangkutan dan memicu gelombang ulasan negatif berupa pemberian bintang 1 dari masyarakat yang pernah mengalami hal serupa.
"Mba tolong, ada permasalahan kah di rumah ? Sehingga di bawa beban nya di kerjaan.. Jenengan ini pelayanan publik seluruh warga surabaya, tolong attitude nya di jaga. Loket 3C counter 6 sy sudah bolak-balik ke dispenduk capil dan mengantri cukup lama, tapi langsung ditolak," tulis akun Threads @aaykst17.
Pengunggah menegaskan kerugian waktu serta tenaga yang dialami akibat ketidakjelasan mekanisme pelayanan tersebut.
"Setidaknya dijelaskan dulu dasar tidak dilayani karena apa, bukan langsung disuruh balik ke kelurahan putat jaya. Sudah ke kelurahan malah disuruh daftar lewat KNG mandiri kan seharusnya MBA.NAVI bisa jelaskan kalau bisa daftar," tambahnya.
Proses pengurusan dokumen bagi orang tuanya yang sudah lanjut usia memaksa pengunggah bertolak ke Surabaya secara berulang kali.
"Ini saya mengurus kartu tanda penduduk ibu dan bapak saya yg sudah sepuh2 sedangkan sy perlu bolak-balik ke surabaya untuk bantu menguruskan. Menyita waktu,menyita tenaga mba..," terang unggahan akun tersebut.
Sorotan publik ini diharapkan menjadi momentum pembenahan total di lini pelayanan depan.
"Tolong lain kali di perbaiki sikap nya senyum,salam,sapa. Jenengan ini perlu evaluasi langsung dari kantor pusat, karena saya lihat di ulasan penilaian banyak sekali orang memberi bintang 1 karena pelayanan tidak baik MBA.NAVI," tambahnya.
Menanggapi keluhan yang meluas, Kepala Dispendukcapil Surabaya Irvan Wahyudradjad menyatakan pihak otoritas kependudukan langsung mengambil tindakan penanganan internal dan pemeriksaan lapangan.
"Pasti kita berikan sanksi kalau benar pelayanan kurang ramah," kata Irvan Wahyudradjad, Kepala Dispendukcapil Surabaya.
Pembinaan mendalam mengenai tata cara komunikasi publik terus diupayakan agar kualitas pelayanan masyarakat tetap terjaga.
"Pembinaan terus menerus semua staf pelayanan front office seperti hospitality dan komunikasi yang baik," ujar Irvan Wahyudradjad.
Upaya komunikasi intensif juga dijalankan guna mendapatkan kronologi lengkap atas kendala administrasi yang dialami pemohon.
"Saat ini sedang berusaha untuk klarifikasi dengan pemohon permasalahan tersebut, bahkan kita siap jemput bola ke rumah pemohon kalau sudah bisa kita hubungi," kata Irvan Wahyudradjad.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow