Pertamina Kembangkan 332 Desa Energi Berdikari Hingga Akhir 2026
PT Pertamina (Persero) menargetkan pengembangan Program Desa Energi Berdikari mencapai 332 lokasi di seluruh Indonesia hingga akhir 2026. Langkah percepatan pemanfaatan energi terbarukan berbasis masyarakat ini ditegaskan dalam Festival DEB 2026 di Graha Pertamina, Jakarta, Kamis (27/8/2026), dilansir dari Detik Finance.
Hingga Agustus 2026, sebanyak 269 program DEB telah berjalan dengan total kapasitas energi baru terbarukan mencapai 1,35 MWp serta produksi biogas dan metana sebesar 959.302 meter kubik. Program ini ditopang oleh 237 panel surya, 21 instalasi metana dan biogas, 8 mikrohidro, 2 biodiesel, serta 1 sistem hybrid.
Dampak ekonomi dari program tersebut telah dirasakan oleh 283.961 jiwa, termasuk 62 penyandang disabilitas, dengan nilai ekonomi mencapai Rp5,65 miliar per tahun. DEB juga mendukung produksi 21.357 ton padi per tahun dan mengurangi emisi karbon kumulatif hingga 1,09 juta ton CO2e.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto mengapresiasi keberhasilan pelaksanaan DEB yang dinilai mampu mengintegrasikan inovasi teknologi dengan kebutuhan nyata masyarakat desa.
"Kami juga akan dengan senang hati mengkoordinasikan teknologi-teknologi apa saja yang sudah berhasil di kampus-kampus itu dan bisa siap diimplementasikan di desa-desa energi berdikari," kata Brian dalam keterangan tertulis, Kamis (27/8/2026).
Integrasi riset perguruan tinggi dengan sektor industri dan pemerintah dianggap menjadi kunci penting untuk memperluas hilirisasi teknologi tepat guna di kawasan pedesaan.
"Ini program yang positif," ujarnya.
Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza menjelaskan bahwa program DEB tidak hanya berfokus pada pengenalan energi bersih, tetapi juga pada peningkatan produktivitas ekonomi warga.
"Konsep dasarnya adalah awareness masyarakat untuk bisa mengetahui potensi energi terbarukan. Lalu masyarakat diajak untuk mengenal energi terbarukan dan selanjutnya masyarakat dilatih untuk bisa menggunakan energi tersebut. Pada akhirnya program ini akan memberikan benefit ekonomi kepada masyarakat," kata Oki.
Pengembangan potensi energi di desa yang jumlahnya mencapai 75 ribu wilayah membutuhkan peran aktif penggerak lokal agar pemanfaatan fasilitas energi terbarukan dapat berjalan secara berkelanjutan.
"Kita perlu membantu desa-desa tersebut supaya bisa maju seperti desa-desa di negara maju. Untuk itu dibutuhkan local heroes yang bisa hadir di setiap desa," ujar Oki.
Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita menyatakan bahwa Festival DEB 2026 menjadi sarana penting untuk mempertemukan inovasi hasil riset kampus dengan kebutuhan masyarakat desa.
"Melalui pengembangan DEB, Pertamina tidak hanya mendorong pemanfaatan energi terbarukan di tingkat desa, tetapi juga membangun ekosistem yang menghubungkan teknologi, kapasitas masyarakat, dan aktivitas ekonomi. Pendekatan tersebut diharapkan membuat energi terbarukan tidak berhenti sebagai fasilitas, melainkan menjadi penggerak produktivitas dan kemandirian ekonomi masyarakat desa," ujar Arya.
Dalam ajang tersebut, Pertamina menandatangani komitmen pengembangan 53 lokasi DEB baru bersama kementerian, universitas, dan inovator Pertamuda, sekaligus menyerahkan sertifikat kompetensi EBT kepada 223 Local Hero tersertifikasi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow