Ruben Onsu Tanggapi Pelaporan Betrand Peto Terkait Dugaan Kekerasan Seksual

Smallest Font
Largest Font

Polda Metro Jaya menerima laporan dugaan kekerasan seksual yang melibatkan sosok artis berinisial BP atau Betrand Peto pada Sabtu (12/9/2026). Menanggapi hal tersebut, Ruben Onsu selaku orang tua angkat memberikan tanggapan terbuka melalui media sosial.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengonfirmasi adanya laporan polisi tersebut. Ia menyebut pihak terlapor merupakan sosok berinisial ATT alias BP yang merupakan anak angkat dari artis berinisial RSO.

"Dilaporkan hari Sabtu 12 September 2026 di SPKT Polda Metro Jaya," kata Budi dalam keterangannya, Sabtu (12/9/2026).

Pihak kepolisian belum membeberkan detail rincian dari laporan tersebut. Namun, kabar mengenai keributan di sebuah kelab malam hingga adanya dugaan penganiayaan dan pelecehan sempat beredar dari unggahan akun Threads @prass_iam04.

"Berinisial ATT alias BP anak angkat dari artis berinisial RSO," tambah Budi.

Dua unggahan dari pihak kepolisian tersebut dikonfirmasi usai munculnya kabar pelaporan di markas kepolisian. Sementara itu, Ruben Onsu menyampaikan pernyataan resmi untuk menyikapi informasi yang berkembang di publik.

"Pertama-tama, kami memohon maaf atas pemberitaan yang terjadi. Mohon maaf apabila baru pagi ini saya dapat menyampaikan permohonan maaf dan memberikan penjelasan," tulis Ruben dikutip Kompas.com, Minggu (13/9/2026).

Ruben menjelaskan alasan baru memberikan keterangan pada Minggu pagi karena harus menunggu kepulangan anaknya dari lokasi syuting.

"Tadi malam, saya masih menunggu anak saya pulang setelah menjalani proses syuting hingga larut malam," tambah Ruben.

Presenter tersebut mengaku masih berniat mengumpulkan keterangan langsung mengenai kronologi peristiwa agar masalah menjadi jelas.

"Siang ini, saya juga akan mendengarkan penjelasan dari temannya yang berada di lokasi kejadian, agar saya dapat memahami situasi dan mendapatkan informasi lebih lengkap," ungkap Ruben.

Ia pun meminta publik untuk tidak terburu-buru menghakimi atau menyudutkan Betrand Peto sebelum ada bukti resmi yang valid.

"Jadi sebelum masalah ini jelas kami berharap kita jangan dulu mengambil kesimpulan atas laporan ini, percayalah kami tidak akan menutup-nutupi apa yang terjadi sebenarnya sesuai bukti-bukti yang ada," tulis Ruben lagi.

Ruben menegaskan komitmen keluarganya untuk bersikap kooperatif selama proses hukum dan klarifikasi berlangsung.

"Kami akan berusaha untuk tetap kooperatif dan memberikan keterangan serta melakukan hal-hal yang diperlukan dengan sebaik-baiknya. Sekali lagi, kami memohon maaf atas adanya pemberitaan tersebut dan atas segala hal yang mungkin menimbulkan ketidaknyamanan," tutup Ruben.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami laporan yang masuk ke SPKT Polda Metro Jaya tersebut untuk tindak lanjut pemeriksaan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed