Sarjito Tekankan Trusted Market untuk Bursa Mineral Indonesia
Calon Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sarjito, menekankan pentingnya pembentukan pasar terpercaya (trusted market) dalam pengembangan ekosistem bursa domestik. Pernyataan tersebut disampaikan dalam uji kelayakan dan kepatutan bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta Pusat pada Senin (24/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Finance.
"Apa yang terpenting? Yaitu trusted market. Karena market yang bagus pasti akan dipakai untuk arbitrage. Price arbitrage, bukan supervisory dan regulatory arbitrage," ujar Sarjito, Calon Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis OJK.
Mekanisme arbitrase harga tersebut dinilai lazim terjadi di pasar komoditas global, seperti London Metal Exchange (LME). Praktik ini memanfaatkan selisih harga untuk membeli produk di pasar yang lebih murah dan menjualnya kembali di pasar bernilai tinggi.
Sarjito menilai bursa komoditas strategis Indonesia kurang mendapatkan kepercayaan pelaku pasar jika tidak dimanfaatkan untuk aktivitas arbitrase tersebut.
"Kalau Bursa Indonesia tidak dipakai untuk arbitrage, artinya tidak trusted. Kalau pasarnya terpercaya, maka artinya produknya terpercaya. Ekosistemnya terpercaya," imbuh Sarjito, Calon Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis OJK.
Penguatan kedalaman pasar dan penyediaan likuiditas yang memadai dianggap menjadi kunci agar para pelaku usaha secara sukarela beralih ke bursa domestik yang adil, transparan, dan kompetitif.
"Makanya saya bilang trusted market dulu. Market-nya yang yang yang dalam, ya kan? Yang liquid, sehingga orang juga mau pindah.
Apa Anda juga setia terhadap satu produk? Tidak kan? Kalau ada yang lebih bagus pasti pindah kan gitu, untuk apapun juga.
Makanya kita bagaimana membangun itu," beber Sarjito, Calon Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis OJK.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow