SFA Selidiki Kecoak dalam Minuman Teh Kedai Kopi Singapura
Badan Pangan Singapura (SFA) meluncurkan penyelidikan terhadap temuan bangkai kecoak di dalam minuman teh milik seorang pelanggan wanita berinisial SH di kedai Kimly Coffeeshop, Blok 57 New Upper Changi Road, Singapura, sebagaimana dilansir dari Detik Food.
Peristiwa tersebut terjadi saat jam makan siang ketika SH memesan minuman teh o. Ia baru menyadari keberadaan serangga berukuran sedang itu di dalam mulutnya setelah menghabiskan sebagian besar isi cangkir minuman yang berwarna gelap tersebut.
SH langsung memuntahkan bangkai kecoak tersebut dan mendokumentasikannya sebagai bukti. Ia kemudian mengirimkan laporan resmi melalui surat elektronik ke kantor pusat Kimly Group serta mengadukannya ke pihak SFA.
"Ketika saya menyadari minuman itu ada di mulut saya, saya langsung meludahkannya,"; ujar SH saat menceritakan pengalaman buruk yang dialaminya.
Merasa dirugikan, SH menolak tawaran kompensasi voucher senilai 10 SGD atau sekitar Rp138.837 dari manajemen kedai. Pelanggan ini menilai iktikad baik tersebut bukanlah bentuk pengakuan tanggung jawab atas insiden keselamatan pangan yang membahayakan konsumen.
Pihak manajemen Kimly Group telah menyampaikan permohonan maaf resmi atas ketidaknyamanan tersebut. Perusahaan telah meneruskan kasus ini kepada manajer operasional untuk penanganan lebih lanjut dan berkomitmen meningkatkan tindakan pengendalian hama.
"Berdasarkan pemeriksaan kami, ada kemungkinan kecoak itu lolos selama pekerjaan pengendalian hama dan pemeliharaan yang baru-baru ini dilakukan di mesin es," ujar pihak Kimly.
Manajemen berjanji akan memantau kondisi operasional secara berkala. Langkah ini diambil guna memastikan standar kebersihan serta keamanan pangan di area tempat usaha mereka tetap terjaga.
Pihak SFA menegaskan bahwa pengumpulan bukti dan penggalangan informasi balasan masih terus dilakukan untuk menentukan langkah hukum. Lembaga pengawas ini memastikan tindakan penegakan hukum akan diambil apabila bukti pelanggaran terbukti cukup.
Otoritas keamanan pangan tersebut juga mengimbau seluruh pemilik bisnis kuliner untuk selalu menjaga sanitasi area kerja mereka secara ketat.
"Pelaku usaha makanan juga harus memastikan tempat usaha mereka bersih dan terawat dengan baik," pungkas pihak SFA.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow