Kenali 5 Tanda Makanan Sisa di Kulkas Sudah Tidak Aman Dikonsumsi

Smallest Font
Largest Font

Menyimpan makanan sisa di kulkas memang praktis agar dapat dikonsumsi kembali, namun tidak semua makanan yang disimpan aman untuk disantap. Beberapa tanda kerusakan pada makanan bisa menjadi indikator bahwa makanan tersebut sudah tidak layak dimakan dan berpotensi membahayakan kesehatan.

Dikutip dari Detik Food, berikut ini lima tanda utama yang menunjukkan makanan sisa di kulkas sudah basi dan sebaiknya dibuang.

Perubahan aroma menjadi asam, tengik, atau bau tidak sedap lain merupakan indikator paling jelas bahwa makanan mulai rusak. Pakar keamanan pangan Krizella Pascua menyatakan bahwa bau aneh ini muncul karena aktivitas bakteri atau jamur yang menguraikan makanan.

"Jika makanan sisa berbau aneh atau asam, artinya bakteri atau jamur sedang menguraikan makanan tersebut," ujar Pascua.

2. Tekstur Berlendir atau Lengket

Selain aroma, perubahan tekstur seperti permukaan berlendir atau lengket menandakan mikroorganisme telah berkembang biak pada makanan. Kondisi ini umum terjadi pada makanan berprotein seperti ayam matang, ikan, atau daging olahan.

Menurut Pascua, tekstur yang berubah tersebut menunjukkan bahwa makanan sudah tidak layak konsumsi dan jika dimakan dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti diare atau muntah.

3. Adanya Bercak Jamur

Jamur yang muncul di permukaan makanan menjadi tanda yang cukup pasti bahwa makanan telah rusak. Namun, jamur yang terlihat hanya sebagian kecil dari yang sebenarnya tumbuh, karena jamur juga dapat menyebar secara mikroskopis ke bagian dalam makanan, terutama yang lembut dan basah.

"Beberapa jenis jamur menghasilkan racun yang bisa membahayakan hati dan sistem kekebalan tubuh," jelas Pascua. Oleh karena itu, sebaiknya seluruh makanan yang berjamur dibuang.

4. Perubahan Warna Makanan

Warna makanan yang berubah menjadi tidak biasa atau muncul bercak juga perlu diwaspadai. Perubahan tersebut bisa disebabkan oleh reaksi kimia, oksidasi, atau pertumbuhan mikroba.

Pascua menjelaskan bahwa meskipun tidak semua perubahan warna menunjukkan bahaya, kondisi ini harus diperhatikan apalagi jika disertai dengan aroma tidak sedap atau tekstur berlendir.

5. Wadah Menggembung atau Makanan Berbuih

Wadah makanan yang menggembung atau muncul busa dan gelembung pada makanan menandakan aktivitas mikroorganisme yang menghasilkan gas. Hal ini bisa menjadi risiko infeksi serius jika dikonsumsi.

"Jika makanan berbuih, mengeluarkan gelembung, atau wadahnya menggembung, mikroba sedang menghasilkan gas di dalamnya," kata Pascua.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed