Toyota Raize Terguling Usai Tabrak Mobil Listrik BYD di Tol Jagorawi
Insiden tabrakan melanda mobil listrik BYD dan Toyota Raize di ruas Tol Jagorawi Km 39+600 A arah Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 07.07 WIB. Peristiwa yang dipicu akibat kurangnya konsentrasi pengemudi tersebut menyebabkan unit Raize terbalik di tengah lajur jalan.
Peristiwa lalu lintas itu berawal sewaktu kedua kendaraan melaju beriringan dari Jakarta menuju Bogor di lajur dua. Kejadian tersebut melibatkan mobil listrik BYD bernomor polisi B 1854 ENQ yang dikemudikan RUW (57) serta Toyota Raize bernopol D 1698 ALZ dengan pengemudi berinisial NS (35).
Saat kedua mobil hendak berpindah ke lajur satu, pengemudi Raize diduga kurang menjaga jarak aman hingga menabrak area belakang kendaraan BYD. Benturan keras itu mengakibatkan mobil BYD kehilangan kendali lalu menghantam median jalan, sementara Toyota Raize oleng ke kiri sampai terguling dengan keempat roda menghadap ke atas.
Petugas Kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa ataupun korban luka dalam insiden tersebut. Meski demikian, kecelakaan mengakibatkan kerusakan materiil pada bodi kendaraan serta kerusakan fasilitas jalan berupa dua tiang dan satu lembar guardrail tol.
"Dua kendaraan terlibat kecelakaan, (yakni) kendaraan listrik BYD B-1854-ENQ dan Toyota Raize D-1698-ALZ. Nihil korban," kata Kainduk Tol Jagorawi Kompol Akhmad Jajuli.
Pihak kepolisian mengungkapkan kronologi pergerakan kedua kendaraan yang memicu terjadinya benturan di jalur tol tersebut.
"Kedua kendaraan dari arah Jaya (Jakarta) menuju ke Bogor berjalan di lajur 2. Kedua kendaraan hendak berpindah ke lajur 1. Kendaraan kedua (Raize) kurang konsentrasi jaga jarak, hingga menabrak kendaraan pertama (BYD)," kata Jajuli.
Dampak benturan menyebabkan perubahan posisi kedua kendaraan secara drastis di lokasi kejadian.
"Lalu kendaraan ke-1 oleng kanan dan menabrak pembatas median dalam. Lanjut kendaraan ke-2 oleng kiri dan terguling, keempat roda di atas," kata Jajuli.
Posisi kendaraan pascakecelakaan sempat menutup sebagian lajur lalu lintas sebelum dievakuasi oleh petugas.
"Posisi akhir, kendaraan 1 serong arah timur di lajur 3, kendaraan 2 terbalik dengan keempat roda di atas, hadap utara," imbuhnya.
Aparat kepolisian setempat menegaskan kembali kondisi awal pascabenturan di lajur tol.
“Kedua kendaraan sama-sama hendak berpindah ke lajur satu,” ujar Jajuli.
Penjelasan lebih detail disampaikan terkait kondisi fisik kendaraan usai mengalami benturan keras.
“Mobil kemudian oleng kanan dan menabrak pembatas median jalan, sedangkan kendaraan Toyota Raize oleng ke kiri dan terguling,” beber Jajuli.
Kompol Akhmad Jajuli menegaskan dampak akhir dari kecelakaan lalu lintas tersebut.
“Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi,” pungkasnya.
Keterangan dari pihak Kepolisian Korlantas Polri memaparkan kembali dugaan awal penyebab tabrakan.
"Kedua kendaraan melaju dari arah Jakarta menuju Bogor di lajur dua. Saat akan berpindah ke lajur satu, kendaraan kedua diduga kurang konsentrasi menjaga jarak sehingga menabrak kendaraan di depannya," kata Jajuli.
Posisi akhir penanganan kendaraan di lapangan dijelaskan secara rinci oleh petugas di lokasi.
"Posisi akhir BYD berhenti serong di lajur tiga, sedangkan Toyota Raize terbalik dengan posisi empat roda di atas," ujarnya.
Saat ini seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan telah ditangani oleh Unit Laka Tol Jagorawi beserta petugas Jasa Marga guna proses penyelidikan lebih lanjut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow