Tragedi 11 September Dikenang Usai Serangan Runtuhkan Twin Tower WTC

Smallest Font
Largest Font

Tragedi kelam melanda Amerika Serikat ketika dua menara kembar World Trade Center (WTC) di New York City runtuh akibat ditabrak pesawat penumpang yang dibajak. Peristiwa tragis yang terjadi pada 11 September 2001 tersebut meluluhlantakkan pusat ekonomi dan simbol globalisasi Amerika Serikat, sebagaimana dikutip dari Detikcom.

Empat pesawat komersial dibajak oleh kelompok teroris di wilayah timur AS pada pagi hari yang sama. Dua di antaranya diarahkan langsung ke kompleks WTC. Pembajak mengarahkan Flight 11 hingga menabrak lantai 93 hingga 99 Menara Utara pada pukul 08.46 pagi. Sekitar 17 menit kemudian, pukul 09.03 pagi, Flight 175 menghantam lantai 77 hingga 85 Menara Selatan.

Saat tabrakan terjadi, diperkirakan ada 16.400 hingga 18.000 orang berada di dalam kompleks yang terdiri dari tujuh gedung tersebut. Bahan bakar jet memicu kebakaran hebat yang dengan cepat melemahkan struktur baja penyangga bangunan. Kerusakan pada kolom struktural membuat kedua gedung setinggi 110 lantai itu runtuh sepenuhnya dalam waktu kurang dari dua jam.

Awan debu tebal membumbung tinggi dan menyelimuti area sekitar, memaksa ribuan warga berlarian mencari tempat perlindungan. Runtuhnya Twin Tower juga memicu hancurnya lima bangunan lain di dalam kompleks WTC.

Sementara itu, dua pesawat lainnya yang dibajak mengincar sasaran berbeda. Pesawat ketiga menghantam bagian barat Pentagon di luar Washington, yang merupakan markas besar militer AS. Pesawat keempat jatuh di kawasan lapang Pennsylvania setelah para penumpang berupaya melakukan perlawanan. Pembajak diduga kuat menargetkan Gedung Capitol sebagai pusat legislatif Kongres AS.

Laporan dari 9/11 Memorial & Museum menyebutkan bahwa para pembajak memilih target yang mewakili simbol kekuatan negara karena tidak memiliki kapasitas menghancurkan AS secara militer. Menara Kembar dipilih sebagai sasaran utama lantaran melambangkan kekuatan ekonomi, kemakmuran, dan globalisasi AS, bersanding dengan Pentagon sebagai simbol militer dan Gedung Capitol sebagai simbol pemerintahan.

Sebelum kehancurannya, Twin Tower yang dirancang oleh arsitek Amerika-Jepang Minoru Yamasaki dan selesai dibangun pada 1973 sempat memegang predikat sebagai gedung tertinggi di dunia. Menara Utara berdiri setinggi 416-527 meter, sedangkan Menara Selatan setinggi 415 meter.

Kompleks perkantoran raksasa ini menyediakan ruang seluas 929 ribu meter persegi yang mampu menampung 35 ribu orang dan 430 perusahaan. Setiap menara memiliki bobot lebih dari 250 ribu ton, dilengkapi 99 lift, serta 21.800 jendela.

Serangan pada 11 September 2001 bukan kali pertama kompleks WTC menjadi target terorisme. Pada 26 Februari 1993, kelompok ekstremis pernah meledakkan van berisi bahan peledak di area parkir bawah tanah WTC, yang menyebabkan enam orang tewas dan ribuan lainnya luka-luka.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed