Venus dan Serena Williams Tersingkir di Babak Pertama US Open 2026

Smallest Font
Largest Font

Langkah pasangan ganda putri legendaris Amerika Serikat, Venus dan Serena Williams, harus terhenti di babak pertama US Open 2026 setelah menelan kekalahan dramatis tiga set dari Chan Hao-Ching dan Maya Joint di New York pada Jumat, 4 September 2026.

Pertandingan yang berlangsung di Arthur Ashe Stadium tersebut berakhir dengan skor 6-3, 6-7 (6), dan 7-6 (10-7) untuk kemenangan pasangan Chan dari Taiwan dan Joint dari Australia setelah berjalan lebih dari tiga jam.

Meskipun Williams bersaudara mencatatkan persentase poin servis pertama sebesar 81 persen dan mengemas 19 pukulan winner, keunggulan 5-0 mereka pada tiebreak set ketiga sirna setelah melakukan dua kali double fault yang krusial.

Hasil ini membuat rekor bertanding Venus dan Serena pada musim ini menjadi 0-2, setelah sebelumnya harus batal tampil di turnamen Grand Slam Wimbledon akibat cedera lutut yang dialami Serena.

"Saya kehilangan kata-kata untuk berpikir bahwa hal itu terjadi," kata Maya Joint, petenis asal Australia.

Petenis muda tersebut mengungkapkan rasa kagumnya terhadap duo Williams yang telah mengoleksi total 48 gelar Grand Slam dan dua gelar ganda putri US Open pada tahun 1999 dan 2009 tersebut.

"Dia (Serena) adalah idola saya – mereka berdua adalah idola saya. Saya mengagumi mereka sejak kecil," ujar Maya Joint, Petenis Australia.

Petenis yang pernah mengalahkan Serena di nomor tunggal pada turnamen Wimbledon tersebut merasa bersyukur mendapat kesempatan berhadapan langsung dengan dua legenda tenis dunia.

"Maksud saya, saya tumbuh di Michigan, jadi saya selalu mengagumi mereka. Jadi bisa bertanding melawan mereka dua kali terasa luar biasa," ujar Maya Joint, Petenis Australia.

Atmosfer luar biasa di dalam stadion turut memberikan kesan mendalam bagi pasangan pemenang sepanjang jalannya pertandingan ketat tersebut.

"Ini adalah pertandingan yang luar biasa," kata Maya Joint, Petenis Australia.

Ia menegaskan betapa berharganya momen tersebut bagi kariernya sebagai petenis profesional saat menghadapi duo ikonik yang kembali berpasangan di Flushing Meadows sejak penampilan terakhir mereka pada 2022.

"Mata mereka bermain sangat baik, dan saya pikir atmosfer di lapangan ... Saya rasa kami berdua belum pernah merasakan hal seperti itu sebelumnya. Dan bertanding melawan dua legenda olahraga ini adalah momen yang sangat spesial yang mungkin tidak akan kami dapatkan lagi," ujar Maya Joint, Petenis Australia.

Sebelumnya, Serena Williams sempat mengungkapkan alasannya kembali berlaga di lapangan hijau dalam wawancara di program ABC Good Morning America.

"Dia mengatakannya dengan sangat jelas dan tenang," kata Serena Williams, Petenis Amerika Serikat.

Serena menjelaskan bahwa dorongan utama untuk kembali berpasangan dengan sang kakak datang dari putrinya yang berusia 9 tahun, Olympia.

"Dia seperti ibu saya, dia tidak benar-benar banyak bicara, tetapi ketika dia berbicara, Anda mendengarkannya. Dan saya seperti, 'OK,'" ujar Serena Williams, Petenis Amerika Serikat.

Kehadirannya di atas lapangan juga didorong oleh keinginan kuat untuk memberikan teladan langsung kepada anak-anaknya di tahap usianya saat ini.

"Saya hanya sangat ingin anak-anak saya melihat saya bertanding di usia yang berbeda," kata Serena Williams, Petenis Amerika Serikat.

Kembalinya pemenang enam gelar tunggal US Open ini menjadi bukti dedikasi dan kerja keras yang ingin ia tunjukkan kepada keluarganya.

"Saya berharap dapat menunjukkan kepada mereka bahwa apa pun itu mungkin. Anda dapat melakukan apa saja pada usia berapa pun selama Anda bekerja keras dan memberikan usaha serta dedikasi di darinya," ujar Serena Williams, Petenis Amerika Serikat.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed