Wanita Texas Berusia 105 Tahun Ungkap Rahasia Umur Panjang
Bayanda Vidock, seorang wanita berusia 105 tahun asal Texas, membagikan rahasia umur panjang dan kesehatan fisiknya yang tetap terjaga. Menurut informasi yang dilansir dari Detik Health, rahasia tersebut mencakup kebiasaan hidup aktif, menjaga pola makan, serta senantiasa bersyukur.
Lahir pada tahun 1921 dan dibesarkan di West Palm Beach, Florida, Vidock pernah menjadi sukarelawan USO saat Perang Dunia II. Di sana ia bertemu suaminya, Charles, sebelum akhirnya menetap di Texas pada 1946 dan menghabiskan puluhan tahun berkeliling dunia bersama.
Dalam perayaan ulang tahunnya, Vidock menegaskan bahwa spiritualitas dan rasa syukur menjadi landasan utama perjalanan hidupnya yang panjang.
"Tuhan Yang Maha Baik menempatkan saya di sini selama bertahun-tahun, dan ini adalah kehidupan-Nya melalui saya," kata Vidock.
Selain faktor keimanan, ia menjelaskan pentingnya menjaga kebugaran fisik dan mengonsumsi makanan yang baik secara konsisten sejak muda.
"Tapi, saya selalu sangat atletis, bermain tenis, berenang sepanjang hidup saya, dan makan makanan enak," tutur Vidock.
Setiap kali mengawali hari, ia selalu menyadari bahwa kesempatan hidup yang didapatkannya merupakan sebuah anugerah.
"Ini hari lain, Tuhan, mengapa aku di sini? Setiap hari adalah berkah!" kata Vidock.
Ia juga mengungkapkan keprihatinannya saat melihat rekan sebaya kehilangan fungsi kognitif, sembari bersyukur masih memiliki pikiran yang tajam.
"Menjalani hidup seperti yang seharusnya, bersikap baik kepada orang lain, dan segala sesuatu dalam batas wajar sangat membantu, dan saya diberkahi dengan gen yang baik, tetapi kemudian saya menjaga tubuh saya," kata Vidock.
Menanggapi fenomena penuaan sehat tersebut, pakar kesehatan memberikan penjelasan medis terkait kebiasaan yang mendukung kesehatan lansia. Kepala petugas medis di Le Reve Wellness San Jose, Dr Annu Navani, menyatakan bahwa konsistensi tidur dan pengelolaan stres sangat memengaruhi kualitas hidup.
Navani menjelaskan bahwa tidur berkualitas sekitar tujuh jam per malam penting untuk kinerja optimal tubuh. Selain itu, aktivitas fisik teratur, interaksi sosial, meditasi, serta pembatasan konsumsi gula tambahan dan makanan olahan (UPF) menjadi komponen kunci dalam memperlambat penuaan.
Sementara itu, pakar umur panjang David Cravit dan Larry Wolf menekankan pentingnya menjaga mentalitas positif untuk meredakan dampak stres biologis pada tubuh.
"Orang dengan sikap positif hidup lebih lama daripada orang dengan sikap negatif karena hal itu mengurangi stres, yang pada gilirannya mengurangi peradangan, dan peradangan adalah penyebab sebagian besar penyakit yang berkaitan dengan usia," kata Cravit.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow