XLSmart Minta Pemerintah Percepat Lelang Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz
PT XLSmart Tbk mendesak pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital untuk segera mempercepat dan menyederhanakan proses lelang spektrum frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz pada Jumat (22/5/2026). Langkah ini dinilai krusial untuk memberikan kepastian investasi serta mendorong efisiensi operasional bagi para pelaku industri telekomunikasi di Indonesia.
Manajemen XLSmart menyatakan bahwa kepastian jadwal lelang sangat memengaruhi perencanaan ekspansi infrastruktur perusahaan. Keterlambatan alokasi frekuensi dinilai menjadi salah satu pemicu utama "kenapa jaringan 5g belum merata" di berbagai wilayah Indonesia hingga saat ini.
Selain masalah waktu, perusahaan telekomunikasi hasil merger ini juga menyoroti pentingnya desain lelang yang lebih sederhana. Regulasi yang tidak berbelit-belit diyakini dapat membantu operator mengoptimalkan belanja modal untuk penggelaran jaringan, bukan habis untuk biaya regulasi yang tinggi.
Frekuensi yang akan dilelang memiliki karakteristik yang saling melengkapi untuk kebutuhan seluler modern. Fleksibilitas ini membuat para operator nasional bersaing ketat untuk mengamankan blok spektrum yang tersedia guna meningkatkan kualitas layanan mereka.
Kombinasi kedua spektrum tersebut dianggap ideal untuk mengatasi tantangan geografis dan densitas populasi di Indonesia. Industri memerlukan kejelasan regulasi agar spektrum low-band dan mid-band ini bisa segera dimanfaatkan secara komersial.
Adapun fungsi frekuensi 700 mhz bagi operator adalah sebagai jangkar cakupan sinyal yang luas, terutama untuk menjangkau area pelosok dan menembus dinding bangunan di area perkotaan. Sementara itu, frekuensi 2.6 ghz memegang peran penting dalam menyediakan kapasitas bandwidth yang besar guna mendukung layanan broadband berkecepatan tinggi.
Kinerja Finansial Mendukung Ekspansi Jaringan
Desakan XLSmart ini didukung oleh kondisi keuangan perusahaan yang kuat pasca-konsolidasi. Berdasarkan laporan kinerja keuangan kuartal I tahun 2026, emiten telekomunikasi ini mencatatkan pertumbuhan indikator keuangan yang positif secara tahunan.
Pertumbuhan pendapatan dan EBITDA tersebut memberikan ruang finansial yang cukup bagi perusahaan untuk berpartisipasi dalam lelang spektrum mendatang. Struktur permodalan yang sehat menjadi modal utama bagi perseroan untuk menyerap frekuensi baru guna mempercepat realisasi target kapan jaringan 5g siap di indonesia secara menyeluruh.
Berikut adalah rincian data pencapaian finansial XLSmart pada kuartal pertama tahun ini:
| Indikator Keuangan | Jumlah Capaian | Pertumbuhan (yoy) |
|---|---|---|
| Pendapatan Bruto | Rp11,8 triliun | 38% |
| EBITDA | Rp5,4 triliun | 25% |
Tantangan Distribusi Infrastruktur Broadband
Hingga saat ini, pelaku industri masih menunggu komitmen pemerintah terkait tanggal pasti pembukaan seleksi spektrum berharga tersebut. Kemenkomdigi sebelumnya sempat menargetkan alokasi ini dapat berjalan lebih awal, namun dinamika regulasi membuat jadwal tersebut bergeser.
Di sisi lain, para operator seluler harus terus meningkatkan efisiensi di tengah beban industri yang semakin berat. Penggabungan usaha atau merger menjadi salah satu strategi yang ditempuh untuk menekan biaya operasional operasional sekaligus meningkatkan kapasitas spektrum bersama.
Proses integrasi infrastruktur pasca-merger terus dipacu agar pemanfaatan alokasi frekuensi baru kelak bisa langsung diintegrasikan dengan jaringan yang sudah ada. XLSmart memastikan kesiapan teknis internalnya telah berjalan sesuai rencana demi menyambut tambahan spektrum baru dari pemerintah.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow