Dokter Jelaskan Cara Kerja dan Manfaat Ear Seeds Tren Idol K-Pop
Penggunaan sejenis plester di telinga oleh Ruka, salah satu member grup idola Babymonster asal Korea Selatan, menarik perhatian publik. Banyak pihak mempertanyakan fungsi benda tersebut dan mengaitkannya dengan kondisi kesehatan sang idol.
Plester tersebut bukanlah sekadar perhiasan biasa, melainkan ear seeds. Tren perawatan diri ini sering dimanfaatkan para idol untuk meredakan kecemasan dan memperoleh manfaat kesehatan lainnya, dilansir dari Detik Health.
Ear seeds merupakan biji-bijian kecil yang ditempelkan untuk menekan titik akupunktur telinga tanpa harus melukai kulit.
Dokter Spesialis Akupunktur Medik Konsultan, dr Surya Witantra Giri, SpAk, menjelaskan bahwa ear seeds secara tradisional menggunakan biji tanaman Vaccaria (Vaccaria segetalis) yang keras, kecil, serta bermuka bulat licin.
Variasi bahan ear seeds kini semakin beragam seiring perkembangan zaman, mulai dari logam, baja tahan karat, hingga titanium. Selain itu, bahan manik-manik dan kristal juga dipakai demi alasan estetika.
"Kristal atau manik-manik stass (ear seeds) menggunakan kristal Swarovsky yang dipadukan dengan perekat transparan sehingga tampak persis seperti piercing tanpa tindik," ujar dr Surya dalam wawancara dengan detikcom, Rabu (9/9/2026).
Secara medis, mekanisme ear seeds berjalan lewat stimulasi saraf perifer atau somatosensorik. Daun telinga manusia menyimpan titik-titik cabang saraf penting seperti nervus vagus, auriculotemporalis, dan nervus occipitalis minor.
"Ketika ear seed ditekan lembut secara berkala, stimulasi mekanis tersebut mengirimkan impuls saraf menuju otak, khususnya sistem limbik dan hypothalamus. Sinyal ini memicu pelepasan neurotransmiter seperti endorfin dan serotonin serta menekan hormon stres," katanya.
Proses pengiriman sinyal tersebut mengarahkan tubuh menuju respons relaksasi sekaligus merawat fungsi organ terkait.
Aturan Pemasangan dan Keamanan Struktur Telinga
Karena daun telinga memuat ratusan titik akupunktur, dr Surya tidak menyarankan masyarakat memasang ear seeds secara mandiri tanpa bantuan ahli. Langkah ini berisiko menurunkan akurasi titik dan efektivitas terapi.
Pemasangan oleh tenaga profesional juga memastikan penggunaan plester medis khusus.
"Ear seeds menggunakan plester medis khusus yang hipoalergenik, tahan air, dan aman untuk kulit sensitif agar tidak menimbulkan iritasi," lanjutnya.
Sebaliknya, proses melepas ear seeds dapat dikerjakan secara mandiri. Pengguna hanya perlu menarik perekatnya lalu mengusap area bekas tempelan memakai alcohol swab.
Penggunaan ear seeds juga dipastikan tidak merusak atau mengubah bentuk fisik telinga karena masa pakainya yang tergolong singkat.
"Tidak mengubah telinga. Durasi pemasangan ear seed berbeda-beda tergantung pada bahannya. Ada yang bertahan hanya 3 hari, ada yang bisa bertahan hingga 2 minggu," ucap dr Surya.
Ragam Manfaat Kesehatan dan Catatan Medis
Selain ampuh meredakan stres, ear seeds menyimpan berbagai khasiat medis lain. Terapi ini dapat meringankan rasa sakit seperti nyeri punggung, sakit kepala, hingga nyeri haid.
Penempelan ear seeds pun bermanfaat mengatasi gangguan insomnia, mengontrol rasa lapar untuk manajemen berat badan, membantu detoksifikasi tubuh, mengurangi mual, serta mendukung pemulihan kecanduan merokok.
"Di dalam daun telinga ada ratusan titik akupunktur dan masing-masing stimulasi titik tersebut akan memberikan manfaat yang berbeda-beda," tutupnya.
Pengaplikasian ear seeds sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter spesialis akupunktur. Metode ini berfungsi sebagai pendukung perawatan dan tidak menggantikan pengobatan medis utama dari fasilitas kesehatan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow