Indosat Ooredoo Hutchison Raih Laba Rp3,2 Triliun pada Semester I 2026
PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison/IOH) membukukan pendapatan konsolidasian sebesar Rp30,7 triliun pada semester I 2026, meningkat 13,1 persen secara tahunan didorong akselerasi transformasi bisnis berbasis kecerdasan buatan (AI) serta ekspansi konektivitas digital.
Pertumbuhan pendapatan tersebut menopang kenaikan EBITDA perseroan sebesar 14 persen secara tahunan menjadi Rp14,6 triliun dengan margin mencapai 47,6 persen. Sementara itu, laba bersih yang dinormalisasi melonjak 49,2 persen menjadi Rp3,2 triliun hingga akhir kuartal II 2026.
Segmen seluler masih menjadi penyumbang utama dengan porsi 83,3 persen terhadap total pendapatan, tumbuh 12,2 persen berkat lonjakan layanan data. Adapun bisnis multimedia, komunikasi data, dan internet (MIDI) berkontribusi 15,3 persen setelah tumbuh 18,5 persen, sedangkan segmen telekomunikasi menyumbang 1,4 persen.
President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, memaparkan arah strategis perusahaan saat konferensi pers daring pada Selasa, 28 Juli 2026.
"Pertumbuhan yang kami capai menjadi bukti kuat bahwa strategi kami berjalan baik sekaligus mencerminkan momentum positif dari perjalanan transformasi kami," kata Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison.
Akselerasi teknologi difokuskan pada penguatan kapabilitas AI sebagai penggerak utama pertumbuhan masa depan dan pembangunan ekosistem digital nasional.
"Momentum keuangan dan operasional yang kuat menjadi bukti bahwa arah kami tepat. Pendapatan tumbuh mendekati 13 persen, EBITDA naik 14 persen year-on-year, dan laba bersih meningkat hampir 50 persen," kata Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison.
Perseroan melepas aset serat optik sepanjang 86 ribu kilometer melalui kemitraan dengan Arsari Group dan pembentukan PT Infra Fiber Teknologi (IFT) senilai Rp11,7 triliun guna menerapkan model bisnis beraset ringan.
"Kemitraan ini akan memperkuat bisnis fiber-to-site dan mendukung investasi besar kami di platform 5G," kata Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison.
Layanan AI Cloud Neo Cloud juga berkembang dengan meraih pendapatan 33 juta dolar AS pada semester I 2026 serta nilai kontrak mencapai 113 juta dolar AS.
"Neo Cloud akan menjadi fondasi penting bagi Indosat dalam membangun ekosistem digital," kata Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison.
Indosat mengalokasikan tambahan belanja modal Rp10 triliun untuk memperluas jaringan 5G melalui penguatan spektrum frekuensi.
"Fokus kami adalah mempercepat pembangunan infrastruktur digital, memperkuat identitas digital, dan menghadirkan layanan berbasis AI yang relevan bagi masyarakat," kata Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison.
Strategi AI North Star mengarahkan transformasi dari penyedia konektivitas murni menjadi perusahaan teknologi berbasis AI.
"AI North Star kami mendorong pertumbuhan nilai jangka panjang dengan mentransformasi Indosat dari penyedia konektivitas menjadi perusahaan teknologi berbasis AI. Pertumbuhan double digit ini membuktikan strategi kami berada di jalur yang tepat sekaligus memperkuat langkah menuju fase transformasi berikutnya," kata Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison.
Director & Chief Business Officer IOH, Muhammad Buldansyah, menegaskan kestabilan posisi keuangan perusahaan yang dicapai berkat disiplin biaya operasional.
"Hal ini menunjukkan pertumbuhan yang sehat dengan profitabilitas dan posisi keuangan yang semakin kuat," kata Muhammad Buldansyah, Director & Chief Business Officer IOH.
Rasio net debt to EBITDA Indosat membaik dari 0,49 kali menjadi 0,1 kali. Jumlah pelanggan seluler tercatat stabil di angka 93,4 juta dengan Average Revenue Per User (ARPU) naik 17,3 persen menjadi Rp46 ribu dan total pengguna home broadband mencapai 436 ribu.
Director & Chief Legal and Regulatory Officer IOH, Reski Damayanti, merinci penambahan spektrum frekuensi 80 MHz pada pita 700 MHz dan 2,6 GHz dari hasil lelang.
"Spektrum ini akan memperkuat cakupan dan kapasitas jaringan 5G, sekaligus membuka peluang pertumbuhan layanan Fixed Wireless Access (FWA) dan monetisasi layanan digital lainnya," kata Reski Damayanti, Director & Chief Legal and Regulatory Officer IOH.
Implementasi registrasi biometrik pelanggan berbasis verifikasi wajah resmi diterapkan mulai Juli 2026 untuk mencegah penipuan digital.
"Dengan biometrik, nomor pelanggan terhubung langsung dengan identitas wajah pemiliknya. Ini akan menekan potensi fraud, mengurangi churn, dan memperkuat loyalitas pelanggan," kata Reski Damayanti, Director & Chief Legal and Regulatory Officer IOH.
Di bidang sosial dan lingkungan, emisi karbon perusahaan berkurang 50,89 persen, serta terjalin kolaborasi bersama Kementerian Ketenagakerjaan dan Wadhwani Foundation untuk melatih talenta digital AI.
"Kami tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memastikan keberlanjutan dan kontribusi nyata bagi masyarakat," kata Reski Damayanti, Director & Chief Legal and Regulatory Officer IOH.
Secara regional, Jawa Timur menjadi basis pelanggan terbesar kedua dengan lebih dari 14 juta pengguna. Executive Vice President Head of Circle Java IOH, Fahd Yudhanegoro, menjelaskan strategi perluasan sinyal desa.
"Program desa terkoneksi menjadi salah satu pendorong peningkatan pemanfaatan layanan data di Jawa Timur yang tumbuh 9,6 persen secara tahunan dengan menjangkau 230 desa," kata Fahd Yudhanegoro, Executive Vice President Head of Circle Java IOH.
Wilayah Jawa Tengah dan DIY mencatatkan pertumbuhan trafik data 10,4 percent YoY dengan jangkauan 300 desa melalui sokongan 28.000 BTS 4G dan 830 BTS 5G, sementara Region North Sumatra membukukan lonjakan trafik data tertinggi di Sumatra sebesar 36,3 persen YoY.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow