Kemenag Persiapkan Pemutakhiran BAP BOS dan OMI 2026 di Beberapa Kabupaten

Smallest Font
Largest Font

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) di beberapa kabupaten seperti Simeulue, Mesuji, dan Aceh Tamiang menggelar sosialisasi dan rapat persiapan pemutakhiran Berita Acara Pendataan (BAP) Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026.

Di Simeulue, sosialisasi dan rapat berlangsung pada Kamis, 3 September 2026, diikuti oleh kepala madrasah MI, MTs, dan MA se-Kabupaten Simeulue. Kegiatan ini dibuka oleh Plh. Kepala Kemenag Simeulue Fauzan SAg MH yang menekankan pentingnya tertib administrasi dan pemutakhiran data secara digital.

"Pengelolaan data secara digital harus menjadi perhatian kita bersama. Semoga ke depan semangat kita semakin meningkat dan kinerja menjadi lebih baik," ujar Fauzan.

Fauzan juga mengajak madrasah untuk menjaga nama baik lembaga dan berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan di tingkat kabupaten.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Simeulue, Sudirman MPd, meminta kepala madrasah dan operator memperkuat koordinasi dalam pemutakhiran data dan pengelolaan administrasi BOS agar data akurat dan optimal.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) Kemenag Simeulue, Abusmar MPd, mendorong peningkatan kompetensi dan kesiapan peserta didik dalam berbagai kegiatan dan kompetisi.

Di Kabupaten Mesuji, sosialisasi BAP BOS 2026 dilakukan secara daring pada 31 Agustus 2026. Plt. Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Mesuji, Gusdianto, bersama staf mengikuti kegiatan untuk memahami alur dan teknis pendataan menggunakan aplikasi EMIS guna memastikan pengelolaan data sesuai ketentuan.

Kemenag Mesuji berkomitmen mendukung pelaksanaan dan pengawasan pengelolaan BOS melalui penguatan pemahaman teknis dan ketertiban pendataan.

Di Aceh Tamiang, persiapan OMI dan Apresiasi Madrasah 2026 dimatangkan dalam rapat koordinasi pada 3 September 2026 di MIN 7 Aceh Tamiang. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Muhammad Hazaqil Azmi SHI, dan dihadiri kepala madrasah serta operator madrasah dari berbagai jenjang.

Muhammad Hazaqil menjelaskan pentingnya keterlibatan kepala madrasah, pengawas, guru pembina, dan operator dalam menyiapkan peserta dan administrasi pendukung kegiatan OMI.

"Peran Kepala Madrasah dan Pengawas Madrasah pada ajang OMI dan Apresiasi Madrasah adalah sebagai motor penggerak koordinasi, pembinaan, dan pendampingan untuk memastikan peserta didik siap berkompetisi secara maksimal," ujar Muhammad Hazaqil.

Ia menyebutkan bahwa tahun ini OMI tingkat kabupaten Aceh Tamiang diikuti 311 peserta dari jenjang MI, MTs, dan MA yang akan berkompetisi pada 7-8 September 2026 dengan jumlah peserta meningkat dari tahun sebelumnya.

Cabang perlombaan dalam Apresiasi Madrasah meliputi Coding dan Robotik, Olahraga, Seni, serta kategori guru inspiratif, dedikatif, dan inovatif.

Melalui kegiatan ini, Kemenag berharap OMI dan Apresiasi Madrasah menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan akademik dan karakter secara optimal.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed