Kemenag Buka Pendaftaran Olimpiade Madrasah Indonesia 2026
Pendaftaran Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tingkat kabupaten atau kota resmi dibuka hingga 2 September mendatang. Ajang tahunan ini memfasilitasi para siswa untuk berkompetisi di bidang sains dan riset, seperti dilansir dari Detikcom.
Kompetisi tersebut terbuka bagi peserta didik jenjang MI/SD, MTs/SMP, hingga MA/SMA atau yang sederajat. Setiap tingkatan memiliki cabang perlombaan yang telah disesuaikan dengan kurikulum nasional.
Berdasarkan Petunjuk Teknis Pelaksanaan OMI 2026, cabang yang dilombakan terbagi menjadi dua ranah utama, yaitu Bidang Sains dan Bidang Riset.
Pada Bidang Sains tingkat MI/SD sederajat, cabang yang dibuka mencakup Matematika Terintegrasi dan IPAS Terintegrasi. Untuk jenjang MTs/SMP sederajat, bidang yang diuji meliputi Matematika Terintegrasi, IPA Terintegrasi, dan IPS Terintegrasi.
Sementara itu, jenjang MA/SMA sederajat memfasilitasi enam cabang sains terintegrasi. Cabang tersebut adalah Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi.
Untuk Bidang Riset, kompetisi ini diperuntukkan bagi siswa MTs dan MA. Ruang lingkup penelitian mencakup Ekoteologi: Integrasi Keislaman dan Keilmuan, Sustainable Development Goals (SDGs), serta Transformasi Digital untuk Pembangunan Nasional.
Jadwal Pelaksanaan OMI 2026
Pelaksanaan OMI Bidang Sains dimulai dari tingkat satuan pendidikan pada 22-26 Agustus 2026. Tahapan dilanjutkan ke tingkat kabupaten/kota serta provinsi sesuai jadwal yang ditentukan komite masing-masing daerah.
Tingkat nasional OMI Bidang Sains dijadwalkan berlangsung pada bulan November 2026. Registrasi peserta dimulai 8 November, disusul technical meeting dan pembukaan pada 9 November, pelaksanaan lomba pada 10-11 November, serta pengumuman pada 12 November 2026.
Adapun jadwal OMI Bidang Riset diawali pengunggahan proposal pada 22 Agustus hingga 2 September 2026. Pengumuman hasil penelitian proposal dilaksanakan 7 September, lalu dilanjutkan presentasi proposal pada 9-11 September 2026.
Tahap pembimbingan dan pelaksanaan riset berlangsung 12 September hingga 20 Oktober 2026. Presentasi hasil riset digelar 21-23 Oktober, pengumuman penilaian pada 27 Oktober, serta pengumpulan draf artikel pada 29-31 Oktober 2026. Babak final presentasi dan expo dilaksanakan pada 10-12 November 2026.
Syarat Pendaftaran Peserta
Persyaratan OMI Bidang Sains mewajibkan peserta berstatus WNI dan terdaftar aktif di sekolah dengan NISN valid. Peserta merupakan siswa kelas 5 atau 6 (MI/SD), kelas 7, 8, atau 9 (MTs/SMP), serta kelas 10, 11, atau 12 (MA/SMA) pada tahun pelajaran 2026/2027.
Setiap siswa hanya diizinkan memilih satu bidang kompetisi. Madrasah asal wajib terdaftar di EMIS Kemenag dengan NSM aktif, sedangkan sekolah umum harus terdaftar di Dapodik Kemendikdasmen dengan NPSN aktif. Ketidaksesuaian data berakibat diskualifikasi otomatis.
Untuk OMI Bidang Riset, peserta adalah siswa kelas 7 atau 8 MTs serta kelas 10 atau 11 MA yang belum pernah meraih juara 1 OMI tahun 2025 atau sebelumnya pada bidang dan jenjang sama.
Peserta riset wajib mengunggah surat pernyataan keaslian karya, surat pengantar kepala madrasah, dan formulir pendaftaran. Setiap perorangan hanya boleh mengirim satu proposal. Madrasah dibatasi mengirim maksimal 5 proposal per ruang lingkup.
Setiap judul riset didampingi maksimal 2 pembimbing dari madrasah. Pembimbing bertindak sebagai mentor dan konsultan tanpa diperbolehkan mendikte atau mengintervensi proses penelitian siswa.
Prosedur Pendaftaran Online
Prosedur pendaftaran OMI 2026 dilakukan secara online melalui portal resmi Kemenag. Pihak sekolah mendaftarkan perwakilan siswa melalui sistem yang disediakan komite nasional.
Langkah pendaftaran dimulai dengan mengakses situs [https://omi.kemenag.go.id/](https://omi.kemenag.go.id/) lalu memilih menu Daftar OMI Sains atau Daftar OMI Riset. Sekolah membuat akun menggunakan email resmi lembaga dan melakukan login.
Pengisian data peserta dilakukan melalui menu Daftarkan Peserta dengan menginput NIK, NISN, nama lengkap, mata pelajaran, dan prestasi. Setelah itu, pendaftar mengunggah berkas foto serta kartu identitas siswa.
Data yang telah diperiksa dikirimkan ke sistem. Data siswa yang berhasil terdaftar akan muncul di menu Peserta Tingkat Kabupaten/Kota untuk diverifikasi oleh komite setempat sebelum mendapatkan akun ujian.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow